Mestakula dan Pundi Asa menggelar Asa Flow Wellness Day: Soft Reset Series di Tamananda Lifestyle Park, Jakarta Selatan, pada Sabtu (10/10/2026).
Acara ini menggabungkan aktivitas kesehatan fisik dan mental dengan kontribusi bagi masyarakat.
Pundi Asa merupakan yayasan nonprofit yang mendukung organisasi masyarakat sipil pada bidang akses keadilan, iklim, dan isu sosial.
Mestakula sebagai entitas wellness diajak bekerja sama untuk memperkenalkan gaya hidup sehat sekaligus menyampaikan isu penting, termasuk advokasi keadilan bagi korban kekerasan berbasis gender.
Project Manager Pundi Asa, Dania Najmi, menjelaskan bahwa kolaborasi ini dibangun karena isu sosial membutuhkan ruang komunikasi yang lebih luas.
"Kegiatan ini bisa terlaksana karena kami sebagai yayasan selalu mencari kolaborator, sebab kami merasa isu-isu sosial yang kami bawa perlu diperkenalkan ke masyarakat luas," ungkap Dania saat ditemui di Tamananda Lifestyle Park, Jakarta Selatan, Sabtu (10/10/2026).
Dania menyebut penyampaian isu sosial perlu dilakukan dengan metode yang lebih fleksibel agar masyarakat dapat memahami pesan yang dibawa.
"Tetapi pendekatannya harus lebih soft. Kami tidak bisa sekadar menyuruh orang untuk peduli dengan cara yang kaku.
Lalu Mestakula juga melihat kerja sama ini memiliki visi yang baik dan selaras," paparnya.
Rangkaian kelas kesehatan dan kegiatan refleksi diri
Asa Flow Wellness Day menjadi puncak dari rangkaian Soft Reset Series yang sebelumnya telah berjalan melalui kampanye dan kelas secara virtual.
Sebelum festival luring digelar, program tersebut menghadirkan dua kelas daring pada Agustus dan September, kemudian ditutup dengan acara tatap muka pada Oktober.
"Kami sudah bikin dua acara online sebelumnya, ada dua kelas di Agustus dan Semptember.
Lalu, di Oktober ini kelas terakhir, kami tutup dengan festival offline dengan Asa Flow Wellness Day," jelas Dania.
Festival ini menghadirkan berbagai kegiatan yang berhubungan dengan kebugaran dan kesehatan mental.
Sekitar 40 peserta tercatat mengikuti rangkaian aktivitas pembinaan diri tersebut.
Kegiatan yang tersedia meliputi kelas yoga, reiki, pampering, journaling, hingga scrapbooking.
Seluruh aktivitas dirancang untuk mendukung proses relaksasi dan refleksi pribadi.
Acara ditutup melalui sesi Sunset Women Circle yang berisi meditasi serta journaling bersama pada sore hari sebagai bagian akhir festival.
Selain menawarkan kegiatan kesehatan, festival ini juga membawa misi sosial melalui mekanisme donasi yang terhubung dengan aktivitas peserta.
Sebagian hasil penjualan tiket kelas per sesi serta transaksi pembelian barang di area festival dialokasikan untuk mendukung program filantropi Pundi Asa.
"Segala hal yang teman-teman beli dan lakukan di acara ini, pasti akan ada sebagian yang dikonversi menjadi donasi.
Melalui cara yang menyenangkan seperti ini, kita bisa mengajak lebih banyak orang untuk berkontribusi sekaligus belajar mengenai isu-isu sosial," tuturnya.
Menurut Dania, kegiatan kolaboratif seperti ini dapat menjadi sarana bagi masyarakat untuk mengenal persoalan di sekitar dan memahami cara membantu.
"Harapannya setiap orang bisa saling membantu dengan cara masing-masing, event kolaborasi seperti ini membuat teman-teman juga belajar lebih banyak soal masalah yang terjadi di sekitar supaya tahu cara membantunya," pungkas Dania.