Rayo Vallecano memberikan penghormatan kepada Emil Audero Mulyadi setelah penjaga gawang Timnas Indonesia itu menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026.
Apresiasi tersebut disampaikan klub Spanyol itu melalui akun X resminya sebagai bentuk pengakuan atas pencapaian Emil bersama Garuda.
"Penghormatan untuk Emil Audero, juara FIFA ASEAN Cup bersama Indonesia," tulis akun X Rayo Vallecano.
Sebelumnya, Rayo Vallecano juga telah mengunggah ucapan selamat usai Indonesia memastikan gelar juara.
"Selamat, Emil Audero, juara Piala ASEAN FIFA dengan Indonesia, melawan Thailand, dalam penalti!" tulis klub tersebut.
"Dia membuat penyelamatan penting yang memastikan titel juara. Selamat, Emil!"
sambung Rayo Vallecano.
Peran Krusial Emil di Final
Kontribusi Emil menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan Indonesia mengalahkan Thailand pada final FIFA ASEAN Cup 2026.
Penjaga gawang kelahiran Mataram itu melakukan penyelamatan krusial saat menghadapi penalti pemain Thailand, Nattapong Sayriya.
Berkat penyelamatan tersebut, Indonesia mengamankan kemenangan 4-2 setelah kedua tim bermain imbang selama waktu normal.
Hasil itu mengantarkan skuad Garuda meraih gelar juara dalam kompetisi tersebut.
Pencapaian ini menjadi momen penting bagi Timnas Indonesia di level senior.
Sebelum keberhasilan di FIFA ASEAN Cup 2026, gelar terakhir yang disebut dalam laporan tersebut adalah medali emas SEA Games 1991.
Setelah mengangkat trofi, Emil mengungkapkan bahwa perjalanan menuju gelar juara diwarnai berbagai situasi yang berubah-ubah.
Ia menilai timnya pantas memperoleh hasil tersebut berkat karakter dan keyakinan yang tetap terjaga hingga pertandingan berakhir.
"Kami hanya perlu menikmatinya. Kami layak mendapatkannya.
Tim ini menunjukkan karakter kuat. Hal terpenting adalah, jangan menyerah," tutur Emil Audero.
Ia juga menggambarkan perjalanan menuju kemenangan sebagai pengalaman yang penuh pasang surut.
Menurut Emil, gol terakhir Thailand berpotensi menjatuhkan semangat tim mana pun, tetapi Indonesia memilih untuk terus berjuang sampai akhir.
"Roller coaster. Pasang dan surut.
Gol terakhir Thailand bisa membunuh siapa saja, tapi bukan kami. Kami memutuskan untuk tak menyerah, kami terus percaya sampai akhir," kata Audero.
Di tengah penghormatan kepada Emil, agenda Rayo Vallecano pada pekan kedelapan Liga Spanyol turut mengalami perubahan.
Pertandingan menghadapi Athletic Bilbao yang semula dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (10/10/2026) di Stadion Campo de Futbol de Vallecas, Madrid, dinyatakan ditunda.
Informasi penundaan tersebut disampaikan melalui perkembangan terbaru di laman resmi Rayo Vallecano.
Kabar yang beredar menyebutkan bahwa penundaan berkaitan dengan aksi protes terkoordinasi para pendukung yang menerbangkan pesawat kertas sebagai bentuk penentangan terhadap Presiden Rayo, Martin Presa.
Dalam rencana pertandingan tersebut, Emil kembali dipercaya mengisi posisi penjaga gawang utama.
Pelatih Rayo Vallecano, Benat San Jose, menempatkan kiper Timnas Indonesia itu sebagai pilihan utama di bawah mistar.
Keberhasilan tersebut mempertegas peran Emil dalam perjalanan Indonesia meraih gelar.
Penyelamatan penting pada momen penentuan menjadi bagian dari hasil akhir yang kemudian mendapat apresiasi dari klubnya di Spanyol, Rayo Vallecano.