Pemerintah Metropolitan Busan meluncurkan platform digital bernama Busan Kku yang menyediakan merchandise digital gratis untuk diunduh.
Platform ini menawarkan wallpaper ponsel hingga stiker tablet yang dirancang agar wisatawan dapat membawa nuansa Busan ke kehidupan sehari-hari.
Langkah ini menjawab fenomena yang populer di kalangan wisatawan domestik Korea, yaitu rasa rindu setelah liburan yang sering disebut "Busan fever".
Istilah tersebut menggambarkan nostalgia yang tertinggal atas pemandangan pesisir, pasar malam yang semarak, dan suasana santai kota pelabuhan selatan itu.
Memanfaatkan Tren Budaya Digital Muda
Inisiatif Busan Kku secara langsung menyasar tren budaya muda di Korea yang dikenal sebagai "ponkku" untuk mendekorasi ponsel dan "keomkku" untuk menyesuaikan komputer serta tablet.
Alih-alih pendekatan hubungan masyarakat tradisional yang padat teks, perencana kota bekerja sama dengan ilustrator lokal Busan untuk menciptakan barang digital berkualitas tinggi.
Unduhan mencakup ilustrasi estetis landmark ikonik seperti Jembatan Gwangan dan Desa Budaya Gamcheon, serta stiker digital khusus yang menampilkan Boogi, maskot camar resmi kota.
Walikota Busan Chun Jae-soo mengatakan bahwa platform ini dibangun agar siapa pun dapat mempertahankan nuansa kota dalam rutinitas harian mereka.
Situs web ini dilengkapi filter pencarian intuitif berdasarkan jenis perangkat, lingkungan, dan tema.
Pengguna dapat memfilter aset berdasarkan wallpaper, latar belakang video pendek, atau file stiker PNG, dengan panduan lisensi penggunaan yang jelas untuk setiap konten.
Platform juga mendorong kontribusi kreatif dari masyarakat melalui bagian My Own Goods.
Pengunjung dan penduduk dapat mengunggah foto serta video pribadi tentang Busan, yang kemudian diubah menjadi aset digital yang dapat diunduh untuk komunitas.
Untuk menandai peluncuran platform, kota mengadakan kontes hingga 20 Oktober dengan hadiah voucher seluler senilai 10.000 won atau sekitar $7,47 untuk 100 peserta yang dipilih secara acak.
Peserta harus mengirimkan foto atau video orisinal yang diambil di North Port Waterfront Park, tempat seekor hiu yang tampaknya terperangkap di kanal menjadi selebriti lokal.
Dengan memadukan branding kota dan ekspresi digital modern, pejabat Busan berharap dapat mengubah pariwisata biasa menjadi koneksi yang bertahan lama.
Tujuannya agar kota tetap terasa hanya sejauh satu ketukan layar bahkan setelah wisatawan pergi.