Nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat pada penutupan perdagangan Jumat, 9 Oktober 2026.
Berdasarkan kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia, rupiah ditutup di Rp 17.884 per dolar AS.
Posisi itu naik 0,03% dibandingkan Kamis, 8 Oktober 2026, yang berada di Rp 17.890 per dolar AS.
Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai penguatan rupiah didukung sejumlah faktor eksternal.
Faktor tersebut meliputi penurunan harga minyak mentah, pelemahan dolar AS, serta turunnya imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat.
Penurunan imbal hasil itu terjadi setelah lelang surat utang tenor 30 tahun mendapat respons positif dari investor.
Lukman menjelaskan permintaan yang kuat dalam lelang obligasi tersebut turut menekan imbal hasil surat utang pemerintah AS.
Kondisi itu menjadi salah satu faktor yang mendukung penguatan rupiah pada akhir pekan.
Dari dalam negeri, pertumbuhan penjualan ritel Indonesia yang mencapai level tertinggi dalam lima bulan terakhir turut memberi sentimen positif bagi mata uang nasional.
Perkembangan tersebut menjadi salah satu faktor domestik yang mendukung penguatan rupiah.
Proyeksi Pekan Berikutnya
Untuk perdagangan pekan berikutnya, Lukman memperkirakan pergerakan rupiah masih akan dipengaruhi perkembangan pasar keuangan global.
Perubahan harga minyak dunia dan tren kenaikan imbal hasil obligasi menjadi faktor yang akan terus diperhatikan pelaku pasar.
Selain perkembangan pasar obligasi dan komoditas, investor akan menantikan rilis data inflasi konsumen atau Consumer Price Index (CPI) serta inflasi produsen atau Producer Price Index (PPI) Amerika Serikat.
Kedua indikator tersebut dapat memengaruhi ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan suku bunga Federal Reserve.
Sementara itu, tidak ada rilis data ekonomi utama Indonesia yang menjadi perhatian pasar pada pekan depan.
Minimnya katalis domestik membuat pergerakan rupiah berpotensi lebih sensitif terhadap perkembangan ekonomi dan pasar keuangan internasional.
Lukman memperkirakan rupiah bergerak pada kisaran Rp 17.850 hingga Rp 17.950 per dolar AS.