unique visitors counter
⌂ Beranda › News › 15 Tahun Menikah, Daniel Mananta Jadi Suami-Ayah Lebih Baik
News

15 Tahun Menikah, Daniel Mananta Jadi Suami-Ayah Lebih Baik

Presenter Daniel Mananta saat ditemui awak media di Jakarta
15 Tahun Menikah, Daniel Mananta Jadi Suami-Ayah Lebih Baik
A A Ukuran Teks16px

Presenter Daniel Mananta mengungkapkan bahwa 15 tahun pernikahannya dengan Viola Maria telah mengubah kepribadiannya secara mendasar.

Ia menilai kehidupan rumah tangga membantunya tumbuh sebagai suami dan ayah yang lebih baik.

Hal itu disampaikannya saat bertemu awak media di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (11/10/2026).

Perubahan Karakter yang Dirasa Daniel

Daniel menyebut pernikahan memberinya ruang untuk memperbaiki diri dan membentuk karakter yang lebih matang.

Pengalaman mendampingi istri dan menjalani peran sebagai ayah menjadi bagian penting dari proses tersebut.

Ia menggambarkan pengaruh pernikahan terhadap perkembangan dirinya sebagai sesuatu yang mendasar.

"Gue ngerasa gua menjadi orang yang lebih baik gitu, sebagai suami dan sebagai seorang ayah," ujar Daniel Mananta.

Presenter yang pernah menjadi VJ MTV itu menilai perubahan tersebut juga memengaruhi cara dirinya memandang kehidupan.

Ia mengaku menikmati perjalanan rumah tangganya meski hubungan selama 15 tahun tidak selalu dipenuhi suasana romantis.

Daniel menyampaikan rasa syukurnya setelah merayakan ulang tahun pernikahan ke-15 bersama Viola.

Baginya, dinamika dalam hubungan mereka menjadi bagian dari pengalaman menjalani kehidupan sebagai pasangan.

"Jadi gue bersyukur banget gue baru merayakan ulang tahun pernikahan gue yang ke-15 sama istri gue," tuturnya.

Ia juga membandingkan dirinya saat ini dengan sosok yang dikenal masyarakat sekitar 15 tahun lalu.

Daniel menilai kehidupan pernikahan telah membawa perubahan besar pada karakter dan cara dirinya menjalani kehidupan sehari-hari.

"Daniel Mananta yang lu lihat 15 tahun yang lalu sama sekarang, itu udah beda 180 derajat," ungkapnya.

Dalam menjalani kehidupan bersama Viola, Daniel mengaku belajar mengendalikan ego dan mengutamakan keharmonisan hubungan.

Proses tersebut juga membantunya mengembangkan kesabaran serta kemampuan untuk memaafkan dan mengalah ketika menghadapi perbedaan.

Daniel mengakui sifat egoisnya belum sepenuhnya hilang, tetapi ia merasa lebih mampu mengendalikan sikap tersebut dibandingkan sebelumnya.

"Gue menjadi orang yang lebih sabar, gue menjadi orang yang gak egois," pungkas Daniel.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru