Kontroversi seputar aktor Kim Soo-hyun dan mendiang aktris Kim Sae-ron menemui babak baru.
Pesan KakaoTalk yang sebelumnya dijadikan bukti kedekatan keduanya saat Kim Sae-ron masih di bawah umur dilaporkan justru berasal dari selebriti lain yang hanya disebut sebagai "Celebrity A".
Dispatch melaporkan bahwa polisi mengidentifikasi Celebrity A, bukan Kim Soo-hyun, sebagai pihak yang bertukar pesan pada 2016 dengan Kim Sae-ron.
Pesan-pesan itu sebelumnya dirilis oleh kanal YouTube HoverLab, yang juga dikenal sebagai Garo Sero Research Institute. Kanal tersebut menyajikannya sebagai bukti dugaan hubungan antara kedua aktor.
Hasil Pemeriksaan Forensik Perangkat
Menurut Dispatch, polisi melakukan pemeriksaan forensik terhadap perangkat elektronik yang digunakan Kim Sae-ron. Dari pemeriksaan itu, penyidik memulihkan percakapan lama, foto, dan data lain.
Laporan tersebut menyebut tidak ada bukti di perangkat yang menunjukkan bahwa Kim Soo-hyun dan Kim Sae-ron berkencan pada periode yang dimaksud.
Kim Sae-ron juga disebut menjalin hubungan dekat dengan sedikitnya empat pria pada masa itu.
Analisis polisi dilaporkan mengidentifikasi Celebrity A sebagai pengirim pesan 2016 tersebut. Dispatch menyebut percakapan asli memuat nama asli selebriti itu.
Penyidik membandingkan pola bicara, ejaan, dan kebiasaan menulis lainnya sebelum menyimpulkan bahwa orang tersebut bukan Kim Soo-hyun.
Dispatch lebih lanjut melaporkan bahwa Kim Se-ui, kepala HoverLab, menginstruksikan seorang karyawan untuk mengubah nama pengirim dari "Unknown" menjadi "Kim Soo-hyun".
Perubahan itu membuat seolah-olah aktor tersebut terlibat dalam percakapan.
Kontroversi seputar Kim Soo-hyun mencuat pada Maret 2025 setelah muncul tuduhan bahwa ia berkencan dengan Kim Sae-ron saat masih di bawah umur.
Kim Soo-hyun membantah tuduhan itu dalam konferensi pers dan kemudian menempuh langkah hukum terhadap keluarga Kim Sae-ron serta HoverLab.
Pada Mei, polisi menyimpulkan bahwa klaim Kim Soo-hyun berkencan dengan Kim Sae-ron saat masih di bawah umur adalah tidak benar.
