unique visitors counter
⌂ Beranda › News › PSSI Kaji Ulang Laga Timnas Indonesia vs Yordania, Erick Thohir Prioritaskan Keselamatan
News

PSSI Kaji Ulang Laga Timnas Indonesia vs Yordania, Erick Thohir Prioritaskan Keselamatan

Ketua Umum PSSI Erick Thohir dalam konferensi pers
PSSI Kaji Ulang Laga Timnas Indonesia vs Yordania, Erick Thohir Prioritaskan Keselamatan
A A Ukuran Teks16px

PSSI tengah mengkaji ulang rencana pertandingan tandang Timnas Indonesia melawan Yordania pada FIFA Matchday November 2026.

Langkah ini diambil menyusul memburuknya situasi keamanan di Timur Tengah.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan bahwa keselamatan pemain dan pelatih menjadi pertimbangan utama sebelum federasi menetapkan agenda pertandingan.

PSSI masih mengevaluasi rencana menghadapi Yordania karena kondisi kawasan Asia Barat belum menentu.

Federasi juga mempertimbangkan kemungkinan penyesuaian lokasi atau agenda uji coba apabila situasi keamanan tidak mendukung pelaksanaan pertandingan.

Ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah menjadi salah satu kendala dalam penyusunan jadwal pertandingan internasional.

Serangan rudal dan drone yang menyasar bandara Arab Saudi turut menjadi perhatian PSSI ketika mengevaluasi rencana perjalanan skuad Garuda.

Erick Thohir menjelaskan bahwa perkembangan situasi di kawasan tersebut masih harus dipantau sebelum keputusan mengenai pertandingan tandang ditetapkan.

Hingga saat ini, PSSI belum memastikan apakah laga melawan Yordania akan tetap berlangsung sesuai rencana awal.

Erick Thohir mengatakan, "Tapi kita tunggu seperti apa karena memang beberapa kendala di Timur Tengah hari ini cukup mengkhawatirkan."

PSSI berharap kondisi keamanan membaik sehingga pertandingan yang telah direncanakan dapat terlaksana.

Namun, federasi juga menyiapkan kemungkinan perubahan apabila perkembangan situasi membuat pelaksanaan laga menjadi berisiko bagi anggota tim.

Keselamatan Tim Jadi Pertimbangan Utama

Dalam menentukan agenda FIFA Matchday November 2026, PSSI menempatkan keamanan seluruh rombongan sebagai prioritas.

Pertimbangan tersebut mencakup kondisi yang dapat memengaruhi perjalanan tim maupun penyelenggaraan pertandingan di negara tujuan.

Dalam keterangannya di Balai Kota Solo pada Senin (12/10/2026), Erick kembali menekankan pentingnya menjaga keselamatan pemain dan pelatih di tengah meningkatnya ketegangan regional.

Erick Thohir menegaskan, "Jadi saya juga mementingkan keselamatan pelatih, pemain kita."

Ia juga mengungkapkan bahwa federasi tengah membahas sejumlah kemungkinan untuk menyesuaikan rencana pertandingan yang sebelumnya berfokus pada kawasan Timur Tengah.

Erick menjelaskan, "Ya ada beberapa negosiasi opsi apakah Timur Tengah yang sudah menjadi opsi utama kita akan revisi karena situasi."

Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa rencana pertandingan belum bersifat final.

Apabila kondisi keamanan terus memburuk, PSSI berpeluang mempertimbangkan lokasi lain di luar Timur Tengah atau meninjau kembali pilihan pertandingan persahabatan yang telah disiapkan.

Penyesuaian agenda internasional perlu mempertimbangkan kebutuhan Timnas Indonesia dalam membangun kesiapan menuju Piala Asia 2027.

Pertandingan persahabatan menjadi bagian dari persiapan karena memberikan kesempatan kepada tim pelatih untuk menguji kemampuan pemain dan mematangkan skuad.

Selain rencana menghadapi Yordania, terdapat kabar mengenai kemungkinan pertandingan melawan Kuwait pada periode internasional yang sama.

Namun, pelaksanaan kedua agenda tersebut masih bergantung pada perkembangan situasi dan keputusan PSSI.

Erick menyoroti sulitnya memperkirakan arah perkembangan ketegangan di Timur Tengah.

Kondisi ini membuat federasi harus mempertimbangkan aspek keamanan sekaligus kebutuhan teknis tim nasional ketika menyusun jadwal pertandingan.

Erick Thohir menyampaikan keprihatinannya terhadap situasi yang berlangsung di kawasan tersebut.

Ia mengatakan, "Ya, karena situasi di Timur Tengah sedang panas."

Pernyataan itu menggambarkan kondisi yang menjadi dasar evaluasi terhadap agenda Timnas Indonesia.

Erick juga menambahkan, "Kemarin ada serangan macam-macam ya, prihatin."

Dengan demikian, keputusan mengenai pertandingan tandang melawan Yordania dan kemungkinan uji coba kontra Kuwait masih menunggu perkembangan keamanan di Timur Tengah.

PSSI perlu memastikan bahwa agenda internasional yang dipilih tetap mendukung persiapan Timnas Indonesia menuju Piala Asia 2027 tanpa mengabaikan keselamatan pemain dan pelatih.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru