unique visitors counter
⌂ Beranda › Hiburan › Intel GPU D270: Pangkas Grafis 3D, Andalkan LPDDR5X untuk AI
Hiburan

Intel GPU D270: Pangkas Grafis 3D, Andalkan LPDDR5X untuk AI

Chip Intel GPU D270 untuk komputasi AI inferensi
A A Ukuran Teks16px

Intel memperkenalkan akselerator AI perdana dari jajaran GPU D-series dengan kodenama Crescent Island, yakni Intel GPU D270.

Langkah ini menandai pendekatan berbeda dalam desain perangkat keras pusat data karena pemrosesan grafik konvensional ditinggalkan sepenuhnya.

Fokusnya beralih ke performa komputasi AI murni yang efisien untuk tahap inferensi.

Strategi Memori LPDDR5X

Di saat produsen lain bertaruh pada High Bandwidth Memory (HBM) yang mahal dan pasokannya terbatas, Intel memilih jalur alternatif dengan LPDDR5X.

Kartu acuan resmi membawa kapasitas awal 160 GB, namun mitra manufaktur server dapat meracik varian kustom hingga 480 GB LPDDR5X.

Keputusan ini didasari perhitungan biaya penggelaran infrastruktur dan kebutuhan kapasitas fisik memori.

Pada beban kerja AI inferensi, model bahasa raksasa membutuhkan VRAM lapang untuk menampung bobot model dan mengelola riwayat pemrosesan teks panjang.

LPDDR5X pada kartu komputasi ini mampu menyediakan bandwidth memori hingga 1,5 TB/s.

Angka tersebut dinilai memadai untuk memproses pemanggilan data dalam volume besar secara konstan tanpa memicu kemacetan lalu lintas data.

Penggunaan memori tipe ini juga menekan harga produksi per gigabyte dibandingkan modul HBM3 atau HBM3e.

Bagi penyedia infrastruktur komputasi, hal itu memberikan keleluasaan membangun kluster server berkapasitas memori raksasa dengan investasi awal lebih terjangkau.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru