unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Gedung Putih Kaitkan Investasi Korsel Rp54 Miliar Dolar dengan Proyek Gas Alaska
News

Gedung Putih Kaitkan Investasi Korsel Rp54 Miliar Dolar dengan Proyek Gas Alaska

Juru bicara Gedung Putih Katie Zacharia dalam konferensi pers di Washington DC
Gedung Putih Kaitkan Investasi Korsel Rp54 Miliar Dolar dengan Proyek Gas Alaska
A A Ukuran Teks16px

Juru bicara baru Gedung Putih, Katie Zacharia, menyatakan bahwa 54 miliar dolar AS dari paket investasi energi Korea Selatan dikaitkan dengan proyek liquefied natural gas (LNG) di Alaska.

Pernyataan itu disampaikan Zacharia dalam konferensi pers resmi pertamanya di Gedung Putih, Selasa, seperti dikutip Kantor Berita Yonhap.

Ia menyoroti paket investasi energi Korea Selatan senilai hingga 200 miliar dolar AS yang diumumkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump awal bulan ini.

"Presiden Trump juga mengumumkan paket investasi energi Korea Selatan hingga 200 miliar dolar AS di Amerika Serikat. Ini kesepakatan luar biasa," kata Zacharia.

Menurutnya, paket tersebut mencakup hingga 120 miliar dolar AS untuk membangun delapan pembangkit listrik tenaga nuklir skala besar.

Selain itu, ada 54 miliar dolar AS yang dikaitkan dengan pipa dan terminal LNG Alaska untuk melayani kawasan Pasifik serta menjual bahan bakar kepada sekutu AS.

Zacharia juga menyebut alokasi 22,3 miliar dolar AS untuk fasilitas pembangkit listrik tenaga gas alam berkapasitas 6 gigawatt di Texas.

Seoul Belum Finalkan Proyek Alaska

Setelah pengumuman Trump, Kementerian Perindustrian Korea Selatan menegaskan proyek Alaska belum final.

Kementerian menekankan kelayakan komersial dan sejumlah faktor lain masih perlu ditinjau sebelum keputusan investasi diambil.

Pernyataan itu menunjukkan partisipasi Seoul dalam proyek tersebut masih diliputi ketidakpastian.

Zacharia sendiri menyampaikan hal tersebut di tengah sorotan atas paket investasi energi yang diumumkan Gedung Putih.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru