TDM Neo menawarkan solusi bagi kebingungan memilih antara headphone pribadi dan speaker Bluetooth. Perangkat audio hybrid ini baru saja tersedia umum setelah sukses dalam kampanye pendanaan di Kickstarter.
Dengan bobot 340 gram, TDM Neo tampak seperti headphone over-ear biasa. Namun, ada trik mekanis yang dipatenkan untuk mengubah fungsinya.
Cukup putar bagian earcup, headphone ini langsung berubah menjadi speaker Bluetooth yang mampu mengisi ruangan. Tidak perlu aplikasi tambahan, kabel, atau mengganti perangkat.
Mekanisme Putar yang Mengubah Fungsi
Inovasi utama TDM Neo terletak pada engsel putar di kedua earcup. Mekanisme ini memungkinkan driver menghadap ke dalam atau ke luar sesuai kebutuhan.
Saat mode headphone, dua driver 40 mm menghadap ke telinga dan dioptimalkan untuk kejernihan suara.
Ketika diputar ke mode speaker, driver yang sama menghadap ke luar dan masing-masing mengeluarkan daya lima watt, total sepuluh watt stereo.
Setiap saluran stereo ditenagai oleh amplifier terpisah. Konfigurasi ini menekan distorsi karena masing-masing driver mendapat pasokan daya independen.
Hasilnya, suara lebih bersih dibandingkan speaker Bluetooth kecil yang hanya mengandalkan satu amplifier untuk dua kanal.
Empat tombol fisik di bodi headphone dapat mengontrol pemutaran, volume, dan menjawab panggilan. Tidak perlu mengeluarkan ponsel setiap kali ingin mengganti lagu atau menjeda podcast.
Daya Tahan Baterai dan Pengisian Cepat
Salah satu kekhawatiran perangkat hybrid adalah konsumsi daya. TDM Neo mengklaim mampu bertahan hingga 200 jam dalam mode headphone.
Angka ini jauh di atas rata-rata headphone nirkabel yang biasanya hanya bertahan 30 hingga 60 jam.
Bahkan dalam mode speaker yang lebih boros daya, perangkat ini diklaim bertahan hingga 16 jam pemutaran terus-menerus.
Fitur fast charging juga patut diperhitungkan. Hanya dengan pengisian lima menit, TDM Neo bisa menambah delapan jam waktu pakai di mode headphone.
Pengisian penuh hingga 100 persen membutuhkan waktu sekitar tiga jam.
TDM juga menyebutkan bahwa baterai yang sudah aus bisa diganti, sebuah nilai tambah untuk keberlanjutan jangka panjang perangkat audio.
