unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Como Wajib Buktikan Mimpi Liga Champions di Kandang Feyenoord
News

Como Wajib Buktikan Mimpi Liga Champions di Kandang Feyenoord

Pelatih Como 1907 Cesc Fabregas memberikan instruksi kepada pemainnya
Como Wajib Buktikan Mimpi Liga Champions di Kandang Feyenoord
A A Ukuran Teks16px

Pelatih Como 1907 Cesc Fabregas menegaskan target Liga Champions timnya harus menjadi kenyataan saat menghadapi Feyenoord pada laga tandang.

Pernyataan itu muncul setelah Como mencatat kemenangan besar pada penampilan perdana mereka di kompetisi tersebut.

Dilansir dari Football Italia, Como menang 4-1 atas RB Leipzig pada laga Liga Champions pertama mereka pada September.

Setelah itu, performa Serie A menurun dengan kekalahan 2-0 dari Frosinone dan hasil imbang 0-0 melawan Roma.

Fabregas menyampaikan pandangannya kepada Sky Sport Italia menjelang pertandingan melawan Feyenoord.

Ia juga akan bertemu Giovanni van Bronckhorst, mantan lawannya dalam final Liga Champions dan final Piala Dunia.

"Kami pernah saling menghadapi di final Liga Champions dan final Piala Dunia.

Dia orang hebat, pribadi yang luar biasa, sangat tampan, pemain yang indah dan dia juga membuktikan diri sebagai pelatih hebat," ujar Fabregas.

Fabregas kemudian membahas perjalanan kariernya sebagai pemain dan peluang meraih gelar Liga Champions yang belum pernah ia dapatkan.

Ia menyebut Piala Dunia tetap menjadi pencapaian terbesar bagi pemain.

"Tentu saya akan mempertahankan Piala Dunia, itu hal terbaik yang bisa dimenangkan seorang pemain. Namun saya melewatkan Liga Champions dan itu sangat menyakitkan bagi saya.

Masa lalu terdiri dari kenangan dan sekarang saya adalah pelatih," ujar Fabregas.

Menurut Football Italia, perhatian juga tertuju pada Nico Paz yang belum banyak mencatat kontribusi gol atau assist di level klub musim ini.

Fabregas menilai perkembangan pemain Argentina itu tetap positif.

"Dia selalu dinilai dari gol dan assist, tetapi dia memiliki dua atau tiga aksi terbaik saat melawan Roma," ujar Fabregas.

Fabregas menambahkan bahwa Paz tetap menjadi pemain penting bagi Como dan masih berada dalam tahap awal perkembangan profesionalnya.

"Dia menentukan bagi kami. Dia kuat, dia masih berkembang dan dia baru memulai musim ketiganya sebagai pemain profesional.

Dia bepergian dan bermain bersama tim nasionalnya, itu tidak membuat saya khawatir, saya juga pernah berada di posisi itu.

Naik turun adalah hal normal. Saya pikir dia tampil baik, dia ingin berkembang dan belajar," ujar Fabregas.

Musim ini menjadi pengalaman pertama Fabregas menangani tim yang tampil di Liga Champions.

Ia menyebut rotasi pemain menjadi tantangan baru bagi Como.

"Saya tidak tahu. Ini pertama kalinya dalam sejarah kami melakukannya dan ini juga pertama kalinya dalam karier saya," ujar Fabregas.

Fabregas menjelaskan banyak pemain Como menjalani debut Liga Champions saat menghadapi Leipzig.

Ia menilai timnya masih berada dalam proses berkembang.

"Banyak dari mereka menjalani debut Liga Champions melawan Leipzig. Kami masih berkembang.

Kami tahu kami akan dinilai berdasarkan hasil, tetapi kami menjalani mimpi yang perlahan harus berubah menjadi kenyataan.

Kami baru memulai.

Siapa pun yang telah mencapai sesuatu dalam hidup tahu bahwa apa yang dilakukan pada hari pertama tidak sama dengan setelah 10 tahun.

Saya tenang, saya ingin semua orang bermain sebanyak mungkin, mereka semua pantas mendapatkannya," ujar Fabregas.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru