Erling Haaland menorehkan dua pencapaian bersejarah di Liga Champions saat Manchester City menjamu Paris Saint-Germain di Etihad Stadium pada 14 Oktober 2026.
Penyerang asal Norwegia itu melewati rekor Sergio Agüero sebagai pencetak gol terbanyak Manchester City di kompetisi ini.
Ia juga menjadi pemain tercepat yang mencapai 60 gol sepanjang sejarah Liga Champions.
Gol pertama Haaland lahir melalui sundulan keras pada menit ke-53, memperkecil ketertinggalan Manchester City menjadi 1-3.
Gol tersebut menghidupkan peluang tuan rumah setelah mereka kesulitan menghadapi dominasi PSG pada babak pertama.
PSG sebelumnya unggul 3-0 melalui dua gol cepat Désiré Doué dan Ousmane Dembélé, sebelum Vitinha menambah gol ketiga.
Juara bertahan Eropa itu menutup babak pertama dengan keunggulan tiga gol atas Manchester City.
Tekanan Manchester City di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Manchester City tampil lebih agresif dan mulai memberikan tekanan kepada tim tamu.
Haaland menjadi salah satu pemain yang mengangkat harapan tuan rumah melalui gol bersejarahnya, meskipun City masih harus mengejar selisih gol yang besar.
Manchester City sempat memperoleh kesempatan untuk memperkecil skor menjadi 2-3 beberapa menit setelah gol Haaland.
Namun, peluang itu gagal dimanfaatkan dan PSG kembali memperlebar keunggulan setelah kesalahan kiper Gianluigi Donnarumma memberikan kesempatan kepada Maghnes Akliouche untuk mencetak gol.
Gol Akliouche memperberat tugas Manchester City yang sedang berusaha bangkit setelah tertinggal jauh pada babak pertama.
Kegagalan memaksimalkan peluang untuk mencetak gol kedua membuat upaya tuan rumah semakin sulit.
Haaland kembali mencetak gol ketika pertandingan menyisakan sekitar 15 menit, mengubah skor menjadi 2-4.
Gol keduanya pada laga tersebut memangkas selisih menjadi dua gol, sementara Manchester City masih berusaha mengejar ketertinggalan dari PSG.