Tuxedo, pabrikan asal Jerman yang dikenal di komunitas open-source, memperkenalkan laptop terbaru mereka, Stellaris 16 Gen 8.
Perangkat ini menyasar pengguna profesional dan gamer kelas atas yang menginginkan performa tinggi tanpa meninggalkan ekosistem Linux.
Spesifikasi Puncak untuk Performa Ekstrem
Stellaris 16 Gen 8 dapat dikonfigurasi dengan prosesor Intel Core Ultra 9 290HX yang memiliki 24 inti.
GPU yang tersedia dari jajaran GeForce RTX 50 Series, mulai dari RTX 5070 Ti hingga RTX 5090.
Kapasitas RAM maksimalnya mencapai 128 GB DDR5-6400, angka yang bahkan membuat sebagian besar PC desktop iri.
Tuxedo mengklaim Intel Core Ultra 9 290HX Plus di laptop ini mampu mendekati performa multithreaded Apple M5 Max dengan selisih sekitar 8 persen.
Dibandingkan CPU AMD Ryzen 9 9955HX "Fire Range", prosesor Intel ini disebut lebih unggul hingga 10 persen.
Tugas berat seperti rendering 3D, kompilasi kode, atau simulasi ilmiah dapat dijalankan dengan sangat mulus.
Pilihan Layar Premium dan Fitur Lengkap
Tuxedo menawarkan tiga opsi panel 16 inci untuk Stellaris 16 Gen 8.
Pertama, panel IPS standar dengan resolusi 2560 x 1600 piksel, kecerahan 500 nit, cakupan warna 100% P3, dan refresh rate 300 Hz.
Kedua, panel mini-LED dengan kecerahan puncak HDR 1000 nit dan local dimming.
Ketiga, panel OLED dengan refresh rate 240 Hz, kecerahan HDR hingga 1000 nit, dan pixel-level dimming untuk kontras sempurna.
Laptop ini hadir dengan bodi aluminium penuh, tebal 2,8 cm, dan berat mulai 2,6 kg.
Baterainya berkapasitas 99 Wh, cukup besar untuk aktivitas sehari-hari.
Penyimpanan didukung dua slot M. 2 2280 (PCIe 5 dan PCIe 4) serta konektivitas WiFi 7.
Stellaris 16 Gen 8 juga mendukung sistem liquid cooling eksternal bernama Tuxedo Aquaris untuk memaksimalkan performa tanpa khawatir thermal throttling.
Port I/O lengkap meliputi tiga USB 3.2 Gen 1 Type-A, satu Thunderbolt 4 Type-C, satu USB 3.2 Gen 2 Type-C, card reader SD UHS-II, HDMI 2.1, mini DisplayPort 2.1, dan Ethernet 2.5G.
