unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Pengadaan HP Gratis 2026 Bergantung Arahan Presiden Prabowo
News

Pengadaan HP Gratis 2026 Bergantung Arahan Presiden Prabowo

Ilustrasi program telepon seluler gratis bagi masyarakat
Pengadaan HP Gratis 2026 Bergantung Arahan Presiden Prabowo
A A Ukuran Teks16px

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyatakan program telepon seluler gratis bagi masyarakat belum memiliki kepastian pelaksanaan.

Pemerintah masih menunggu arahan Presiden Prabowo Subianto sebelum program itu dapat direalisasikan.

Saifullah, yang akrab disapa Gus Ipul, menegaskan Kementerian Sosial siap terlibat jika mendapat penugasan.

Namun, ia belum dapat memastikan apakah program tersebut akan mulai berjalan pada 2026.

Pembagian tanggung jawab pengadaan, sasaran penerima, mekanisme penyaluran, dan pendanaannya juga belum ditetapkan.

Saifullah mengatakan belum ada pembahasan khusus lintas kementerian untuk menindaklanjuti rencana tersebut.

Dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta, ia menegaskan pelaksanaan program akan mengikuti keputusan Presiden.

Termasuk penentuan kementerian yang bertanggung jawab menyediakan perangkat.

"Kalau ada perintah dari Presiden, tentu kami akan bekerja sama. Kementerian mana yang akan melakukan pengadaan, itu nanti tergantung arahan Presiden," ujar Saifullah Yusuf, Menteri Sosial.

Kriteria Penerima dan Anggaran Belum Dipastikan

Menurut Saifullah, pemerintah masih perlu membahas kriteria penerima dan cara pelaksanaan sebelum program dapat direalisasikan.

Besaran anggaran yang dibutuhkan serta sumber pembiayaannya juga belum diketahui olehnya.

Kelompok yang belum memiliki telepon seluler menjadi salah satu prioritas dalam rencana tersebut.

Saifullah menjelaskan bahwa penentuan penerima akan mengacu pada pendataan dan asesmen untuk menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Ia juga menjelaskan bahwa tujuan program tidak terbatas pada kemudahan mengakses bantuan sosial.

Perangkat tersebut diharapkan membantu masyarakat menggunakan berbagai layanan pemerintah yang semakin terdigitalisasi, termasuk layanan perbankan.

Gagasan pembagian HP gratis sebelumnya disampaikan Hashim Djojohadikusumo, Utusan Khusus Presiden RI untuk Energi dan Lingkungan Hidup.

Rencana itu dikaitkan dengan digitalisasi penyaluran bantuan sosial serta perluasan akses masyarakat terhadap layanan perbankan.

Hashim menjelaskan bahwa perangkat yang dibagikan dirancang terhubung dengan rekening digital.

Melalui sistem tersebut, bantuan pemerintah direncanakan masuk langsung ke rekening penerima, sekaligus mendukung upaya peningkatan penerimaan negara.

"Setiap warga akan diberikan telepon seluler yang terhubung dengan rekening digital.

Seluruh dana bantuan akan disalurkan langsung ke rekening masing-masing, dan melalui mekanisme inilah pemerintah berharap dapat meningkatkan penerimaan negara," ungkap Hashim Djojohadikusumo, Utusan Khusus Presiden RI untuk Energi dan Lingkungan Hidup.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru