AC Milan akan menghadapi Salzburg pada matchday 2 Liga Europa, Kamis (15/10/2026) malam WIB.
Laga ini menjadi kesempatan Milan meraih kemenangan pertama setelah mengawali kompetisi dengan kekalahan.
Pertemuan berlangsung di Red Bull Arena, Salzburg, dengan jadwal sepak mula pukul 23.45 WIB. Milan datang dengan misi memperbaiki hasil negatif pada matchday pertama.
Pada matchday 1, Milan takluk 0-2 dari Benfica di San Siro. Hasil itu membuat Rossoneri belum mengumpulkan poin kemenangan di Liga Europa musim ini.
Persiapan Milan juga diwarnai hasil imbang 1-1 melawan Sassuolo di Serie A setelah jeda internasional. Tim asal Italia itu belum mampu menutup pertandingan domestik dengan kemenangan.
Situasi tersebut menjadikan laga melawan Salzburg sebagai peluang bagi Milan untuk mendapatkan hasil lebih baik di kompetisi Eropa.
Namun, pertandingan berlangsung di kandang lawan.
Salzburg akan menjalani laga kandang pertamanya di Liga Europa musim ini. Klub tersebut memulai kiprahnya dengan hasil positif.
Salzburg Datang dengan Modal Kemenangan
Salzburg mengamankan kemenangan 1-0 atas Levski Sofia pada matchday 1. Hasil pembuka itu menjadi bekal menjelang kedatangan Milan ke Red Bull Arena.
Dengan kemenangan sebelumnya, Salzburg menyambut pertandingan kandang tersebut dalam situasi yang lebih baik dari segi hasil kompetisi. Kedua tim memiliki catatan berbeda sebelum pertemuan ini.
Milan membutuhkan kemenangan pertamanya, sedangkan Salzburg berusaha melanjutkan awal positif yang diperoleh saat menghadapi Levski Sofia.
Selain pertandingan Milan, Juventus juga menjalani agenda Liga Europa pada pekan yang sama.
Wakil Italia tersebut dijadwalkan bertandang ke markas Celta Vigo pada Jumat (16/10/2026) dini hari WIB.
Juventus membawa modal meyakinkan setelah mengalahkan Nijmegen dengan skor 5-0 pada matchday 1. Kemenangan besar itu menjadi hasil pembuka Bianconeri sebelum menghadapi wakil LaLiga.
Meski demikian, Juventus juga perlu mempertimbangkan jadwal pertandingan domestik berikutnya. Lazio sudah menunggu mereka di Serie A tiga hari setelah laga melawan Celta Vigo.
Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, memberikan indikasi bahwa rotasi pemain mungkin dilakukan saat menghadapi Celta Vigo. Pertimbangan tersebut berkaitan dengan jadwal padat yang harus dijalani Juventus dalam waktu berdekatan.
Dengan demikian, perhatian wakil Italia di Liga Europa tertuju pada dua pertandingan berbeda.
Milan berusaha bangkit setelah kalah dari Benfica, sedangkan Juventus datang dengan kemenangan 5-0 atas Nijmegen sebelum menghadapi Celta Vigo.