unique visitors counter
⌂ Beranda › Hiburan › Valor Mortis, Soulslike Sudut Pandang Orang Pertama dari Studio Ghostrunner
Hiburan

Valor Mortis, Soulslike Sudut Pandang Orang Pertama dari Studio Ghostrunner

Valor Mortis, game soulslike sudut pandang orang pertama
A A Ukuran Teks16px

Valor Mortis resmi meluncur untuk PC, PlayStation 5, dan Xbox Series X/S.

Game ini dikembangkan One More Level, studio di balik Ghostrunner, dan menarik perhatian karena memadukan elemen Soulslike dengan sudut pandang orang pertama.

Pendekatan itu jarang ditemui di genre yang biasanya identik dengan kamera orang ketiga.

Alih-alih mengandalkan serangan brutal tanpa perhitungan, Valor Mortis menuntut pemain menguasai parry presisi, dodge tepat waktu, dan serangan balik terukur.

Fondasi combat-nya disebut sangat mirip Sekiro, tetapi dibalut perspektif yang membuat setiap pertarungan terasa lebih intim dan menegangkan.

Latar ceritanya mengambil Eropa versi kelam di era Napoleon, ketika wabah misterius mengubah pasukan Napoleon menjadi monster mengerikan.

Pemain berperan sebagai William, seorang tentara yang dibangkitkan dari kematian.

Perjalanan menembus kota terjangkit wabah, desa hancur, dan dungeon gelap menjadi bagian dari upaya mengungkap kebenaran di balik wabah tersebut.

Atmosfer yang dibangun terasa pekat dan suram, sejalan dengan tema kematian dan kehancuran yang diusung.

Ulasan Kritikus Terbelah Dua

Peluncuran Valor Mortis langsung memicu perdebatan di kalangan kritikus game.

Sebagian melihatnya sebagai angin segar bagi genre Soulslike, sementara yang lain menilainya sekadar klon Dark Souls dengan bungkus perspektif berbeda.

Insider Gaming memberikan skor tinggi, 9 dari 10, dan menyebutnya sebagai lompatan generasional untuk game Souls.

Pujian utama ditujukan pada sistem combat yang menantang, perspektif tidak biasa, dan atmosfer gelap yang berhasil membangun tensi.

Namun, kritik juga datang. Variasi senjata yang terbatas dan pertarungan bos yang dianggap kurang mengesankan menjadi catatan penting.

GamesRadar mengambil sikap lebih kritis. Meski combat-nya menyenangkan, game ini dinilai kurang menawarkan ide orisinal di luar perspektif orang pertama.

Ulasan mereka bahkan menyebut, "Gameplay-nya terasa lebih familiar bagiku daripada bayanganku sendiri."

Bagian parkour yang menjengkelkan, mekanik bos yang mengganggu, serta masalah teknis seperti crash dan frame rate tidak stabil juga menjadi sorotan.

GameStar memberikan skor 80 dari 100.

Mereka menggambarkan jam-jam awal sebagai bagian yang kasar, tapi mengakui Valor Mortis benar-benar menemukan ritmenya di paruh kedua.

TechRadar memuji sistem combat, namun menyoroti visibilitas yang kadang buruk dan keputusan desain yang terasa menyebalkan.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru