unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Elma Aveiro Sebut Ronaldo Kecil Kemungkinan Kembali ke Timnas Portugal
News

Elma Aveiro Sebut Ronaldo Kecil Kemungkinan Kembali ke Timnas Portugal

Cristiano Ronaldo saat membela Timnas Portugal
Elma Aveiro Sebut Ronaldo Kecil Kemungkinan Kembali ke Timnas Portugal
A A Ukuran Teks16px

Kakak Cristiano Ronaldo, Elma Aveiro, menilai adiknya kecil kemungkinan kembali ke Timnas Portugal. Penilaian itu muncul setelah perselisihan Ronaldo dengan pelatih Jorge Jesus.

Elma menggambarkan situasi yang dihadapi Ronaldo sebagai persoalan rumit. Menurutnya, rasa dikhianati membuat langkah kembali menjadi sulit.

"Ketika Anda dikhianati, sulit untuk kembali. Situasinya sangat rumit," ujar Elma Aveiro seperti dilansir Detik Sport dari beIN Sports.

Ia menyampaikan hal itu ketika Ronaldo masih masuk dalam rencana pemanggilan Portugal pada akhir November. Meski demikian, Elma menilai peluang kembalinya lebih kecil.

"Lebih condong dia tidak kembali ke sana," tegas Elma Aveiro.

Awal Perselisihan

Situasi ini bermula setelah Ronaldo meninggalkan kamp Portugal di tengah UEFA Nations League. Ia merasa diperlakukan tidak sesuai janji.

Dilansir dari Detik Sport, Ronaldo disebut diminta melakukan pemanasan selama 30 menit dalam laga kontra Norwegia, tetapi tidak dimainkan.

Jesus kemudian berjanji meminta maaf dalam sesi jumpa pers terkait keputusan tersebut. Namun menurut laporan itu, permintaan maaf tersebut tidak terlaksana.

Ronaldo juga disebut terkena skors dan terancam sanksi.

Meski demikian, laporan yang sama menyebut ia tetap akan dipanggil Timnas Portugal pada akhir November dalam jeda internasional berikutnya.

Elma mengaku sedih melihat Ronaldo menghadapi persoalan tersebut. Menurutnya, sang adik telah memberikan kontribusi besar untuk Timnas Portugal.

"Aku sampai tidak bisa berkata-kata. Sangat berat melihat saudaraku harus melalui cobaan seperti ini," ungkap Elma Aveiro.

Ia turut menyoroti pandangan sebagian masyarakat Portugal terhadap pencapaian Ronaldo. Elma menilai kontribusi masa lalu sang adik kini seolah kurang mendapat penghargaan.

"Aku merasa sedih, karena sayangnya orang-orang Portugal melupakan apa yang telah dicapai sebelumnya," tutup Elma Aveiro.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru