Harga emas Antam pada Jumat, 16 Oktober 2026, tidak mengalami perubahan dari sesi pagi hingga sore.
Harga dasar emas Antam tercatat Rp2.565.000 per gram, sedangkan setelah pajak PPh 0,25% menjadi Rp2.571.413.
Stabilnya harga tersebut berlaku untuk seluruh ukuran emas batangan yang tercantum dalam daftar sore.
Pilihan produk tersedia mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram, dengan nilai berbeda sesuai berat masing-masing.
Perbandingan harga pagi dan sore menunjukkan tidak ada penyesuaian pada harga dasar maupun nilai setelah pajak.
Kondisi ini membuat harga emas Antam bertahan sepanjang pembaruan pada 16 Oktober 2026.
Daftar Harga Emas Antam Sore 16 Oktober 2026
Berikut harga emas Antam sore berdasarkan berat, sebelum dan setelah pajak PPh 0,25%.
0,5 gram: Rp1.332.500 (sebelum pajak), Rp1.335.831 (setelah pajak).
1 gram: Rp2.565.000 (sebelum pajak), Rp2.571.413 (setelah pajak).
2 gram: Rp5.070.000 (sebelum pajak), Rp5.082.675 (setelah pajak).
3 gram: Rp7.580.000 (sebelum pajak), Rp7.598.950 (setelah pajak).
5 gram: Rp12.600.000 (sebelum pajak), Rp12.631.500 (setelah pajak).
10 gram: Rp25.145.000 (sebelum pajak), Rp25.207.863 (setelah pajak).
25 gram: Rp62.737.000 (sebelum pajak), Rp62.893.843 (setelah pajak).
50 gram: Rp125.395.000 (sebelum pajak), Rp125.708.488 (setelah pajak).
100 gram: Rp250.712.000 (sebelum pajak), Rp251.338.780 (setelah pajak).
250 gram: Rp626.515.000 (sebelum pajak), Rp628.081.288 (setelah pajak).
500 gram: Rp1.252.820.000 (sebelum pajak), Rp1.255.952.050 (setelah pajak).
1.000 gram: Rp2.505.600.000 (sebelum pajak), Rp2.511.864.000 (setelah pajak).
Pada ukuran 1 gram, nilai yang tercatat tetap Rp2.565.000 sebelum pajak.
Setelah PPh sebesar 0,25%, nominalnya menjadi Rp2.571.413.
Waktu dan Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Membeli Emas
Selain memantau harga harian, waktu pembelian dapat menjadi pertimbangan bagi calon investor emas.
Berdasarkan materi yang disadur dari pegadaian. co.
id, terdapat beberapa periode yang dapat diperhatikan.
Saat harga terkoreksi, pergerakan harga emas dan kurs rupiah dapat dipantau untuk menemukan peluang membeli pada harga lebih rendah.
Periode April–Juni kerap dipandang sebagai kesempatan untuk melakukan akumulasi emas, dengan tetap memperhatikan perubahan kondisi pasar.
Sebelum akhir tahun, pembelian lebih awal dapat dipertimbangkan karena permintaan emas berpotensi meningkat pada November–Desember.
Harga yang tidak bergerak dalam satu hari dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan pembeli.
Namun, pembelian emas tetap perlu disesuaikan dengan anggaran serta tujuan investasi yang telah ditetapkan.
Calon pembeli juga perlu melihat harga buyback atau pembelian kembali.
Perbedaan antara harga ketika membeli dan harga saat menjual kembali dapat memengaruhi hasil investasi.
Untuk rencana menabung emas dalam jangka panjang, target pembelian perlu ditentukan sejak awal.
Dana untuk kebutuhan sehari-hari dan dana darurat juga perlu tetap tersedia.