Musisi Armand Maulana mengungkap dugaan penipuan pembelian rumah yang mencatut nama istrinya, Dewi Gita.
Ia membagikan kejadian itu melalui unggahan di media sosial pada Kamis (15/10).
Unggahan tersebut dibuat sebagai pengingat agar publik lebih berhati-hati terhadap berbagai modus penipuan.
Kronologi dari Kantor Dewi Gita
Armand menceritakan, seorang pria yang hendak menjual rumah di kawasan Pondok Indah mendatangi kantor Dewi Gita.
Kantor tersebut disebut berada di depan sebuah masjid, dan pria itu berbicara dengan salah satu pegawai di sana.
Dalam ceritanya, pria tersebut mengaku didatangi seseorang bernama Pak Polly yang menyebut diri sebagai perantara pembeli rumah dari seorang artis.
Awalnya identitas artis itu tidak disebut spesifik, sebelum akhirnya nama Dewi Gita dilontarkan.
Menurut Armand, hal paling serius adalah klaim bahwa Dewi Gita bertanggung jawab membayar rumah tersebut.
Penjual rumah lalu merasa curiga dan meminta bertemu langsung dengan Pak Polly serta Dewi Gita.
Namun komunikasi itu terputus setelah permintaan pertemuan disampaikan.
Armand menyebut unggahannya sekaligus menegaskan bahwa Dewi Gita tidak terlibat dalam dugaan transaksi pembelian rumah tersebut.
Ia berharap cerita ini membuat orang lebih waspada karena modus penipuan kini semakin beragam.
Armand Maulana menyampaikan hal itu lewat unggahan di media sosial pada Kamis (15/10), dengan tujuan agar masyarakat lebih berhati-hati terhadap berbagai modus penipuan.
Ia mengaku mendapat kabar tersebut dari rekannya, Gusti Hendy, yang lebih dulu menceritakan kejadian yang dinilainya cukup absurd.
Menurut Armand, cerita itu perlu disebarkan karena berbahaya bukan hanya bagi keluarganya, tetapi juga berpotensi menimpa keluarga lain.
Dalam unggahannya, Armand turut menampilkan tangkapan layar percakapan WhatsApp yang disebut sebagai bukti komunikasi dengan orang yang mengaku bernama Pak Polly.
Ia menegaskan bahwa Dewi Gita sama sekali tidak terlibat dalam dugaan transaksi pembelian rumah di Pondok Indah tersebut.
Di akhir tulisannya, Armand mengimbau pengikutnya untuk selalu waspada karena modus penipuan kini semakin beragam dan sulit diduga.