unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Musk Disebut Perintahkan Perlambatan Starlink Militer Ukraina, WSJ Melapor
News

Musk Disebut Perintahkan Perlambatan Starlink Militer Ukraina, WSJ Melapor

Ilustrasi satelit Starlink di orbit
Musk Disebut Perintahkan Perlambatan Starlink Militer Ukraina, WSJ Melapor
A A Ukuran Teks16px

Elon Musk dilaporkan memerintahkan perlambatan layanan satelit Starlink versi militer milik SpaceX yang selama ini diandalkan Ukraina.

Kabar itu pertama kali diberitakan Wall Street Journal, mengutip pejabat Amerika Serikat dan sumber yang mengetahui persoalan tersebut.

Musk, SpaceX, dan Gedung Putih belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar terkait laporan itu.

Reuters juga menyatakan belum dapat memverifikasi isi laporan tersebut secara independen.

Dampak pada Operasi Militer Ukraina

Ukraina memakai Starlink untuk komunikasi di medan pertempuran serta mengoperasikan drone.

Pembatasan layanan satelit itu disebut mengganggu misi serangan dan pertahanan udara drone Ukraina terhadap Rusia.

Menurut laporan tersebut, Musk dan Presiden AS Donald Trump membahas keputusan Starlink dalam percakapan telepon tak lama setelah perlambatan menjadi publik.

Pembicaraan itu terjadi saat Trump sedang berkampanye pekan lalu.

Laporan yang sama menyebut keduanya juga telah membahas persoalan ini sebelum keputusan memperlambat Starlink diambil.

Reuters sebelumnya melaporkan secara eksklusif bahwa perintah membatasi sistem satelit tersebut datang dari dalam Gedung Putih.

Trump pekan lalu mengatakan tidak menganggap dirinya maupun Musk bertanggung jawab atas hilangnya akses Starlink bagi Ukraina.

Sementara Musk menyatakan setiap pembatasan kecepatan atau penggunaan Starship diputuskan oleh militer AS atau presiden.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy, yang berada di Oslo untuk memperbaiki hubungan dengan AS, mengaku membahas situasi Starlink dan Starshield dengan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio.

Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menyatakan Washington tidak mencabut akses Ukraina ke jaringan satelit Starlink.

Namun ia memberi sinyal bahwa masalahnya terletak pada ketentuan layanan yang harus dipatuhi Kyiv.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru