Rekap penutupan perdagangan hari ini: harga emas Antam di Logam Mulia turun Rp4.000 menjadi Rp2.550.000 per gram, sementara harga buyback melemah ke Rp2.365.000 per gram. Ini koreksi hari ketiga berturut-turut — apakah ini sinyal untuk membeli, atau justru menjual?
Penurunan harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali terjadi pada perdagangan Kamis, 22 Oktober 2026. Berdasarkan pembaruan terbaru laman resmi Logam Mulia, harga emas ukuran 1 gram turun Rp4.000 dari posisi Rp2.554.000 pada Rabu kemarin menjadi Rp2.550.000 per gram hari ini.
Harga pembelian kembali alias buyback ikut melemah dengan nominal yang sama, turun Rp4.000 ke level Rp2.365.000 per gram. Buyback menjadi acuan bagi pemilik emas yang ingin menjual kembali logam mulia mereka kepada Antam, dengan ketentuan pajak sesuai PMK Nomor 34/PMK.10/2017.
Tren Koreksi Tiga Hari Beruntun
Pelemahan hari ini memperpanjang tren koreksi harga emas Antam yang telah berjalan tiga hari berturut-turut. Pada Selasa (20/10/2026) harga masih berada di level Rp2.564.000 per gram, kemudian turun Rp10.000 menjadi Rp2.554.000 pada Rabu (21/10/2026), dan kembali melemah Rp4.000 hari ini. Secara akumulatif, harga emas terkoreksi Rp14.000 per gram dalam tiga hari perdagangan.
Selisih antara harga jual emas 1 gram dan harga buyback hari ini mencapai Rp185.000 per gram, atau sekitar 7,25 persen dari harga beli. Ini merupakan biaya spread yang perlu diperhitungkan siapa pun yang hendak bertransaksi hari ini.
Daftar Harga Penutupan Hari Ini
Berikut daftar harga dasar emas batangan Antam berdasarkan pembaruan Logam Mulia per Kamis, 22 Oktober 2026:
0,5 gram: Rp1.325.000 | 1 gram: Rp2.550.000 | 2 gram: Rp5.040.000 | 3 gram: Rp7.535.000 | 5 gram: Rp12.525.000 | 10 gram: Rp24.995.000 | 25 gram: Rp62.362.000 | 50 gram: Rp124.645.000 | 100 gram: Rp249.212.000 | 250 gram: Rp622.765.000 | 500 gram: Rp1.245.320.000 | 1.000 gram: Rp2.490.600.000.
Perhatikan, harga per gram semakin murah pada pecahan besar. Emas 1 gram seharga Rp2.550.000 per gram, sedangkan batangan 1 kilogram hanya sekitar Rp2.490.600 per gram — selisih sekitar Rp59.400 per gram atau 2,33 persen. Semakin besar denominasi, semakin tipis premi cetakan yang dibayar pembeli.
Saatnya Beli atau Jual? Tips Umum
Bagi yang mempertimbangkan membeli, koreksi beruntun bisa menjadi peluang mendapatkan harga lebih rendah dibanding awal pekan — namun pastikan membeli di butik resmi Logam Mulia atau gerai tepercaya agar keaslian dan sertifikat terjamin. Pola angsuran atau pembelian bertahap juga dapat meratakan risiko fluktuasi harga.
Bagi yang mempertimbangkan menjual, perhitungkan dulu spread sekitar 7,25 persen dan potongan pajak buyback di atas Rp10 juta (1,5 persen bagi pemilik NPWP dan 3 persen bagi non-NPWP). Menjual saat harga masih terkoreksi berarti potensi keuntungan berkurang — kecuali dana memang mendesak dibutuhkan.
Perlu dicatat, seluruh ulasan ini adalah informasi umum, bukan nasihat keuangan profesional. Keputusan investasi sebaiknya disesuaikan dengan tujuan dan kondisi keuangan masing-masing.
