Xiaomi memperkenalkan Poco X8 sebagai ponsel kelas menengah dengan daya tahan baterai hingga hampir 30 jam dalam pengujian nonstop.
Perangkat ini juga mengusung bodi tangguh berstandar IP69K dan layar terang untuk penggunaan luar ruangan.
Poco X8 dibanderol sekitar Rp6,2 jutaan atau setara $350.
Smartphone ini membawa sejumlah fitur penunjang produktivitas, seperti sensor IR blaster dan opsi RAM hingga 12 GB.
Xiaomi juga menjanjikan pembaruan perangkat lunak jangka panjang yang jarang ditemukan di kelas harganya.
Layar Terang dan Perlindungan Mata
Layar Poco X8 mampu menghasilkan kecerahan lebih dari 1.000 cd/m² dalam penggunaan harian.
Angka ini membuat konten tetap jelas dan nyaman dibaca meski berada di bawah sinar matahari langsung.
Xiaomi mengintegrasikan teknologi DC dimming dengan frekuensi hingga 3.840 Hz untuk mengurangi kelelahan mata.
Namun, pengujian teknis masih menemukan gejala PWM flickering pada kisaran 125 Hz.
Bagi pengguna yang sensitif terhadap kedipan layar, disarankan mencoba perangkat ini secara langsung sebelum membeli.
Sektor baterai menjadi salah satu keunggulan Poco X8.
Dalam pengujian koneksi Wi-Fi berkelanjutan, smartphone ini menyala nonstop hampir 30 jam.
Untuk pemakaian harian normal, Poco X8 dapat bertahan dua hingga tiga hari tanpa perlu diisi daya.
Efisiensi ini menjadikannya salah satu HP kelas menengah paling awet di kelasnya.
Xiaomi merancang Poco X8 untuk menghadapi lingkungan luar ruangan yang berat.
Sertifikasi IP69K memberikan perlindungan terhadap debu, air bertekanan tinggi, dan perendaman.
Layar depan dilindungi kaca tangguh Gorilla Glass Victus 2 untuk meredam gesekan dan benturan.
Nilai tambah lain datang dari komitmen pembaruan perangkat lunak.
Xiaomi menjanjikan dukungan pembaruan hingga tahun 2032 atau sekitar 6 tahun masa pakai.
Jaminan ini mencakup pembaruan Android hingga Android 21, meski unit awal masih menjalankan Android 16.
Dengan kombinasi baterai tahan lama, layar terang, dan bodi tangguh, Poco X8 menawarkan daya tarik tersendiri di segmen menengah.