unique visitors counter
⌂ Beranda › Hiburan › Usai Ganti Motherboard, RAM Asus ROG Zephyrus G14 Susut 16 GB
Hiburan

Usai Ganti Motherboard, RAM Asus ROG Zephyrus G14 Susut 16 GB

Laptop gaming Asus ROG Zephyrus G14
A A Ukuran Teks16px

Seorang pemilik laptop gaming Asus ROG Zephyrus G14 edisi 2023 harus menerima kenyataan pahit setelah perangkatnya kembali dari pusat perbaikan resmi.

Laptop dengan spesifikasi AMD Ryzen 9 7940HS dan NVIDIA GeForce RTX 4090 itu semula dikirim untuk penggantian motherboard dalam masa garansi.

Namun, saat dinyalakan kembali, kapasitas memori yang seharusnya 32 GB DDR5 hanya terbaca 16 GB.

Insiden ini mencuat setelah pemilik membagikan pengalaman melalui platform diskusi daring, lengkap dengan tangkapan layar BIOS yang menunjukkan memori terpasang hanya 16 GB.

Arsitektur Memori Gabungan dan Potensi Kelalaian Teknisi

Untuk memahami penyebabnya, perlu ditelaah konfigurasi memori pada Asus ROG Zephyrus G14 varian GA402XY.

Laptop tipis ini memakai dua jenis memori: 16 GB DDR5 yang tertanam langsung pada papan induk (soldered) dan 16 GB DDR5 pada slot SO-DIMM eksternal yang dapat dilepas pasang.

Saat prosedur penggantian motherboard, teknisi mencopot papan induk lama dan menggantinya dengan unit baru dari pabrikan.

Papan induk pengganti umumnya hanya membawa memori soldered bawaan, sehingga modul SO-DIMM dari papan induk lama harus dipindahkan secara manual.

Besar kemungkinan teknisi merakit ulang sasis tanpa memindahkan keping memori 16 GB SO-DIMM tersebut.

Akibatnya, sistem hanya mendeteksi memori 16 GB yang menempel pada papan induk baru.

Penurunan kapasitas ini mengganggu performa komputasi berat, terutama untuk pengolahan grafis dan sesi gaming intensif.

Pemilik unit mengaku telah mengajukan klaim susulan ke layanan pelanggan resmi dengan melampirkan nota pembelian sah yang membuktikan konfigurasi awal 32 GB.

Namun, proses penyelesaian aduan tersebut memakan waktu lama tanpa kejelasan pasti.

Kasus ini menyoroti pentingnya prosedur quality control sebelum unit dikembalikan kepada pelanggan.

Pengujian sederhana seperti menyalakan sistem dan memeriksa profil memori pada BIOS seharusnya dapat mendeteksi ketidaksesuaian kapasitas sebelum perangkat dipaketkan.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru