Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung menerima kunjungan Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus pada Rabu.
Pertemuan di Cheong Wa Dae itu membahas cara memperkuat kerja sama di bidang layanan kesehatan, menurut kantor kepresidenan.
Kunjungan Tedros ke Seoul bertepatan dengan penyelenggaraan World Bio Summit 2026 yang digelar WHO bersama Korea Selatan pada Rabu dan Kamis.
Peran Korea Selatan dan Tenaga Ahli untuk WHO
Juru bicara kepresidenan Kim Sung-wan dalam taklimat tertulis menyatakan Lee menekankan perlunya Korea Selatan memperluas peran dan kontribusinya bagi masyarakat internasional.
Lee juga berharap Seoul terus memperluas kerja sama dengan WHO dalam bidang keamanan kesehatan.
Kepada Tedros, presiden meminta dukungan agar lebih banyak tenaga ahli Korea Selatan berkualitas tinggi dapat berkontribusi di WHO.
Ia menyoroti transformasi Korea Selatan dari penerima bantuan internasional menjadi kontributor utama.
Tedros menyampaikan terima kasih atas upaya Korea Selatan memperkuat kerja sama dengan WHO dan memajukan kesehatan global.
Ia menyatakan telah mengetahui pengalaman pembangunan yang dimiliki Korea Selatan.
Tedros menekankan pentingnya kerja sama internasional yang setara di bidang kecerdasan buatan (AI).
Ia berharap kerja sama dengan Korea Selatan di bidang AI dan bioteknologi dapat diperluas.
Kedua pihak juga bertukar pandangan mengenai koordinasi internasional untuk mencegah dan merespons penyakit menular.
