unique visitors counter
⌂ Beranda › Hiburan › Sutradara Jafar Panahi Divonis 5 Tahun 1 Bulan Penjara, Aset Disita
Hiburan

Sutradara Jafar Panahi Divonis 5 Tahun 1 Bulan Penjara, Aset Disita

Sutradara Jafar Panahi Divonis 5 Tahun 1 Bulan Penjara, Aset Disita
Cristian Mungiu memegang Palme d'Or di Cannes 2026
A A Ukuran Teks16px

Sineas Iran peraih Palme d'Or, Jafar Panahi, divonis lima tahun satu bulan penjara oleh Pengadilan Revolusi Teheran secara in absentia. Vonis itu disertai pembekuan rekening bank dan penyitaan aset, untuk perkara yang belum diungkap.

Putusan yang mengejutkan itu pertama kali dilaporkan kantor berita reformis Iran, Emtedad News Agency. Hingga kini, tidak ada kejelasan mengenai dakwaan spesifik dalam perkara terbaru tersebut.

Pengacara Panahi, Mostafa Nili, menyebut kliennya juga dijatuhi larangan menggunakan media sosial selama dua tahun dan larangan bepergian ke luar negeri selama dua tahun. Namun, eksekusi vonis itu disebut bersifat diskresioner, yang berarti aparat penegak hukum memiliki keleluasaan penuh soal kapan, bagaimana, atau apakah putusan itu benar-benar dijalankan.

Terungkap karena Rekening Dibekukan

Kejanggalan hukum itu baru terungkap secara tak sengaja pada pekan lalu, ketika rekening bank Panahi tiba-tiba dibekukan. Panahi dan pengacaranya mendatangi kantor kejaksaan Teheran, dan di sanalah mereka baru mengetahui adanya vonis in absentia tersebut.

Menurut Nili, berkas perkara keliru mencatat Panahi tinggal di luar negeri, padahal ia sudah kembali ke Iran sejak 30 Maret 2026, tak lama setelah menghadiri Academy Awards ke-98, tempat filmnya It Was Just an Accident melaju sebagai wakil Prancis untuk kategori Best International Feature Film.

Panahi sebelumnya sudah pernah divonis satu tahun atas dakwaan propaganda terhadap sistem atau negara. Pada 2010, ia dilarang membuat film, berbicara kepada pers, dan bepergian, namun tetap berkarya dengan cara gerilya.

Pada 2022, ia ditangkap terkait keterlibatannya dalam protes sineas lokal dan dibebaskan sekitar tujuh bulan kemudian. Larangan bepergian sempat dicabut sebentar pada April 2023 agar ia bisa terbang ke Cannes untuk merilis It Was Just an Accident, drama tentang emosi mantan tahanan terhadap sipir yang menyiksanya, yang digali langsung dari pengalaman penjaranya sendiri.

Meski vonis satu tahun sudah menantinya dan iklim politik penuh risiko, Panahi bersikeras kembali ke Iran ketimbang mencari suaka. "Saya adalah tipe orang yang perlu berada di negaranya," ujarnya.

Sejumlah karya yang disebut dalam pemberitaan itu antara lain The Circle, Offside, This is Not a Film, Taxi, dan No Bears.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru