Fleetwood Town mengikuti jejak Grimsby dengan menciptakan kejutan besar di Carabao Cup: menyingkirkan Arsenal lewat adu penalti setelah bermain imbang 1-1 selama dua kali 45 menit di Highbury Stadium.
Fleetwood unggul lebih dulu lewat Aaron Loupalo-Bi pada menit 21, sebelum Gyokeres menyamakan kedudukan pada babak kedua. Arteta merotasi timnya dengan memasangkan Kai Havertz dan Gyokeres di lini depan, tetapi Arsenal kesulitan membongkar pertahanan Fleetwood meski menguasai 78 persen penguasaan bola, melepaskan 26 tembakan, dan mencatatkan 59 sentuhan di kotak penalti lawan.
Drama Adu Penalti
Max Dowman diusir wasit menjelang akhir waktu normal, dan Bruno Guimaraes gagal dalam adu penalti yang dimenangi Fleetwood 5-3. Para penggemar Fleetwood pun masuk ke lapangan untuk merayakan kemenangan tersebut. Komentator Paul Merson memuji lima penalti Fleetwood yang semuanya berhasil.
Kiper Jay Lynch menyebut Fleetwood belajar dari kemenangan Grimsby atas Manchester United pada tahun sebelumnya, sementara pelatih Matt Lawlor menyebut laga ini sebagai malam terbesar dalam sejarah klub dari sisi lawan yang datang.