Persija Jakarta memuncaki klasemen sementara Super League 2026/2027, dan pelatih Shin Tae-yong punya cara sederhana untuk menjaga mental juara skuadnya: euforia secukupnya, lalu kembali bekerja.
Macan Kemayoran mengoleksi 18 poin dari tujuh pertandingan, hasil enam kemenangan dan satu kekalahan. Posisi itu menempatkan Persija di tangga teratas, di depan para pesaingnya.
Menikmati Kemenangan Hanya Satu atau Dua Hari
Shin Tae-yong mengizinkan para pemainnya menikmati kemenangan, tetapi tidak lama. Dalam pandangannya, perayaan yang berlarut-larut justru mengganggu persiapan pertandingan berikutnya.
Ia menekankan bahwa posisi puncak diraih karena kerja keras seluruh pemain. Karena itu, tidak ada pemain yang boleh merasa besar kepala atau meremehkan lawan. Perjalanan menuju gelar juara masih panjang, dan setiap pertandingan berikutnya tetap harus diperlakukan dengan serius.
Ujian Berikutnya: Tandang ke Markas Dewa United
Tantangan terdekat Persija adalah laga tandang melawan Dewa United pada Sabtu, 31 Oktober 2026, pukul 19.00 WIB di Banten International Stadium, Serang. Laga pekan kedelapan itu mempertemukan tim peringkat pertama dan kedua, karena Dewa United mengoleksi 14 poin.
Persija datang dengan modal kemenangan 2-1 atas Persik Kediri pada 26 Oktober lalu. Hasil positif di Serang akan menjaga jarak Persija di puncak klasemen sekaligus membuktikan konsistensi mereka bukan sekadar keberuntungan awal musim.