unique visitors counter
⌂ Beranda › Hiburan › Angka Voting Ballon d'Or 2026 Dirilis: Kane Unggul 28 Poin atas Mbappe
Hiburan

Angka Voting Ballon d'Or 2026 Dirilis: Kane Unggul 28 Poin atas Mbappe

Angka Voting Ballon d'Or 2026 Dirilis: Kane Unggul 28 Poin atas Mbappe
Ballon d'Or 2026: Kane, Yamal, dan Mbappe Bersaing di London
A A Ukuran Teks16px

Harry Kane memenangi Ballon d'Or 2026 untuk pertama kalinya dengan 1.055 poin, unggul 28 poin atas Kylian Mbappe (1.027). Angka resmi voting itu kini dirilis, dan suara jurnalis menjadi penentu.

Penghargaan edisi ke-70 itu digelar di London Palladium pada Selasa (27/10) pagi WIB. Selisih 28 poin itu lebih kecil dibandingkan selisih 41 poin antara Rodri dan Vinicius Junior pada 2024.

Kane menjadi pilihan pertama bagi 40 dari 100 jurnalis yang memilih kategori putra, sementara Mbappe mendapat 23 suara tempat pertama. Panel voting terdiri dari 150 jurnalis (100 putra, 50 putri), masing-masing merangking 10 pemain dari 30 nomine dengan poin 15, 12, 10, 8, 7, 5, 4, 3, 2, dan 1, maksimal 1.500 poin. Penilaian didasarkan pada penampilan musim 2025/2026.

Sepuluh Besar Ballon d'Or 2026

Urutan 10 besar: Harry Kane (Bayern Munchen, Inggris) 1.055; Kylian Mbappe (Real Madrid, Prancis) 1.027; Lamine Yamal (Barcelona, Spanyol) 881; Rodri (Manchester City, Spanyol) 726; Lionel Messi (Inter Miami, Argentina) 612; Khvicha Kvaratskhelia (Paris Saint-Germain, Georgia) 541; Ousmane Dembele (Paris Saint-Germain, Prancis) 418; Erling Haaland (Manchester City, Norwegia) 378; Michael Olise (Bayern Munchen, Prancis) 296; Fabian Ruiz (Paris Saint-Germain, Spanyol) 201.

Mengutip TalkSport, Bayern Munchen dilaporkan dekat dengan kesepakatan kontrak baru untuk Kane meski kontraknya berjalan hingga musim panas 2027 dan kebijakan Bayern biasanya hanya satu tahun untuk pemain di atas 30 tahun. Kane, 33, disebut menginginkan tiga tahun, Bayern lebih memilih dua tahun, dengan kebugaran dan 146 gol pada tiga musim pertamanya di Jerman disebut sebagai alasan kemungkinan pengecualian; anggota dewan pengawas Karl-Heinz Rummenigge secara terbuka menyebutnya sebagai pengecualian.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru