Persija Jakarta kalah 1-2 dari Dewa United FC di Banten International Stadium, Serang, pada Sabtu, 31 Oktober 2026, dan kapten Rizky Ridho menyebut hasil itu sebagai alarm bagi timnya.
Persija tetap memimpin Super League 2026/2027 dengan 18 poin, tetapi keunggulan mereka menipis. Dewa United di peringkat kedua kini hanya tertinggal satu poin, sementara Bali United dan Madura United berjarak dua poin. Persita Tangerang bahkan bisa menyamai poin Persija dengan kemenangan pada pekan kedelapan.
Ridho menilai laga melawan Dewa United adalah peluang yang hilang untuk memperlebar jarak di puncak. Kekalahan itu, katanya, harus menjadi peringatan agar tim tidak mengulang kesalahan yang sama.
Bukan soal suporter tandang
Ridho juga menegaskan bahwa absennya The Jakmania, yang sedang menjalani larangan suporter tandang, bukan alasan atas kekalahan tersebut. Suasana pertandingan, menurutnya, tetap terasa mirip.
Persija kini harus segera bangkit agar keunggulan di puncak tidak semakin terkikis pada pekan-pekan berikutnya.