Arema FC memandang League Cup 2026/2027 sebagai panggung bagi pemain yang selama ini minim menit bermain di Super League. Turnamen yang dimulai Selasa 3 November ini menjadi kesempatan mereka membuktikan diri layak masuk skuad utama Singo Edan.
General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi, yang akrab disapa Inal, menyambut turnamen ini sebagai ruang kompetitif bagi pemain yang membutuhkan penampilan di laga resmi. Menurutnya, setiap pemain yang menit bermainnya belum banyak bisa mendapatkan kesempatan, sehingga ketika dibutuhkan di Super League, mereka sudah berada dalam kondisi siap.
Regulasi Tiga Pemain Asing Membuka Peluang Lokal
Yusrinal menyebut regulasi yang membatasi klub pada maksimal tiga pemain asing di lapangan bisa membuka peluang lebih besar bagi pemain lokal. Turnamen ini juga membantu menjaga kesiapan seluruh skuad sepanjang musim dan memberi pelatih bahan evaluasi, terutama untuk pemain muda.
Arema di Grup L
Arema FC tergabung di Grup L bersama RANS Nusantara FC dan Isenmulang Kalteng FC. Laga pembuka mereka adalah melawan RANS Nusantara FC di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada Selasa 3 November.
Meski turnamen ini menjadi ajang pembuktian, Yusrinal mengingatkan tim agar tetap fokus, mempersiapkan pertandingan dengan baik, dan tidak meremehkan lawan. "Bagi kami, setiap kompetisi adalah kesempatan untuk berkembang dan memberikan yang terbaik," katanya.