unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Dimana Lokasi Kos-kosan Viral Tiktok? Hilang Motor di Parkiran Malah Diusir dan Diancam Ibu Kos, Ngaku 4 CCTV Rusak
News

Dimana Lokasi Kos-kosan Viral Tiktok? Hilang Motor di Parkiran Malah Diusir dan Diancam Ibu Kos, Ngaku 4 CCTV Rusak

Dimana Lokasi Kos-kosan Viral Tiktok? Hilang Motor di Parkiran Malah Diusir dan Diancam Ibu Kos, Ngaku 4 CCTV Rusak
Dimana Lokasi Kos-kosan Viral Tiktok? Hilang Motor di Parkiran Malah Diusir dan Diancam Ibu Kos, Ngaku 4 CCTV Rusak • Berbagai Sumber
A A Ukuran Teks16px

Dimana Lokasi Kos-kosan Viral Tiktok? Hilang Motor di Parkiran Malah Diusir dan Diancam Ibu Kos, Ngaku 4 CCTV Rusak

VIRAL Vidio Pria Kehilangan Motor di Parkiran Kosan Malah Diusir dan Diancam Ibu Kos Saat Minta Lihat 4 CCTV, Ngaku Rusak Semua?

Seorang pemuda di Medan mengalami kehilangan sepeda motor di area parkir kos-kosan tempat tinggalnya. Insiden itu terjadi di Gg Family, Jalan Gatot Subroto, Medan, sebuah lokasi yang seharusnya memberikan rasa aman bagi para penghuninya.

Meskipun demikian, ketika pemuda tersebut mencoba untuk meminta rekaman CCTV dari pemilik kos-kosan guna membantu penyelidikan polisi, ia justru dihadapkan pada penolakan yang tegas. Ini menimbulkan kekecewaan dalam proses penyelesaian peristiwa tersebut.

Pemuda yang menjadi korban pencurian motor itu berharap rekaman CCTV dapat menjadi petunjuk yang berguna dalam menyelesaikan kasus tersebut.

Namun, harapannya pupus ketika pemilik kos-kosan menolak untuk memperlihatkan rekaman tersebut dengan alasan bahwa kamera pengawas tersebut sudah tidak berfungsi.

"Kau keluar dari sini, macam-macan lagi kau, ku masukkan kau," ujarnya.

Sementara itu dari unggahan yang dilansir dari akun Tiktok @rizky.ganda.putra, terlihat diduga ibu kos justru mengusir dan memberi ancaman pada korban yang kehilangan motor terebut.

Lanjutan,

Bukan hanya ditolak, pemuda tersebut bahkan diusir dan diancam oleh ibu pemilik kos-kosan. Pertukaran kata-kata yang tidak menyenangkan terjadi antara kedua belah pihak, dengan pemuda yang mencoba menjelaskan maksud kedatangannya dengan sopan dan tegas.

Meskipun pemuda tersebut datang bersama pihak kepolisian untuk meminta akses ke rekaman CCTV, permintaannya tetap ditolak dengan alasan yang sama: CCTV rusak.

Namun, pemuda itu merasa curiga karena menurutnya, lingkungan kos-kosan tersebut dilengkapi dengan empat kamera pengawas, namun tak satupun berfungsi.

Ketegangan terus meningkat ketika pemilik kos-kosan dan pemuda tersebut saling berhadapan.

"Aku cuman minta rekaman CCTV bu, kenapa kami tidak boleh ngecek CCTV," kata Rizky.

Pemuda berusaha menegaskan haknya untuk mendapatkan akses ke bukti yang dapat membantu penyelesaian kasus, sementara pemilik kos-kosan bersikeras bahwa rekaman CCTV tidak tersedia karena kerusakan teknis.

lanjutan,

"Masa bisa semua rusak serentak," ujarnya.

Kisruh ini mencuat ke publik melalui unggahan video di media sosial, di mana terlihat adu argumen antara kedua belah pihak.

Hal ini menimbulkan tanda tanya besar di benak masyarakat, terutama mengenai transparansi dan keamanan di lingkungan tempat tinggal.***

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru