Halal atau Haram Kantar Group Viral Sebagai Aplikasi Penghasil Uang? Begini Cara Menggunakannya
Halal atau Haram Kantar Group Viral Sebagai Aplikasi Penghasil Uang? Begini Cara Menggunakannya
Apa Itu Kantar Group? Kini Viral Sebagai Aplikasi Penghasil Uang, Benarkah Penipuan yang Haram?
Kantar Group Viral Sebagai Aplikasi Penghasil Uang: Apakah Halal atau Haram?
Belakangan ini, aplikasi bernama Kantar Group menjadi bahan perbincangan di media sosial. Aplikasi ini menjanjikan penghasilan tinggi hanya dengan modal kecil. Dengan investasi awal sebesar Rp 360 ribu, pengguna diklaim dapat memperoleh keuntungan harian sebesar Rp 12 ribu. Dalam waktu satu bulan saja, pengguna sudah bisa balik modal. Namun, seiring popularitasnya, muncul pertanyaan: Apakah aplikasi ini halal atau haram dalam pandangan Islam?
Untuk memahami lebih dalam, mari kita telusuri cara kerja aplikasi ini, asal-usulnya, dan pandangan Islam terkait.
Apa Itu Kantar Group?
Kantar sebenarnya adalah nama sebuah perusahaan riset pasar dan konsultasi merek yang didirikan pada tahun 1992, dengan kantor pusat di London, Inggris. Perusahaan ini bergerak dalam bidang analisis data dan konsultasi bisnis, yang melayani berbagai perusahaan global.
Namun, aplikasi atau situs yang kini viral dengan nama Kantar Group dan menjanjikan penghasilan melalui deposit investasi bukanlah bagian dari perusahaan resmi ini. Nama Kantar digunakan secara tidak sah oleh aplikasi ini untuk menarik minat masyarakat. Situs resmi perusahaan Kantar yang asli adalah kantar.com, sementara aplikasi penghasil uang menggunakan domain seperti kantars.com dan kuesionerkantar.com.
Cara Kerja Kantar Group Penghasil Uang
Aplikasi ini menawarkan sistem yang cukup menggoda bagi calon pengguna. Berikut adalah cara kerjanya:
Modal Awal
Pengguna diminta melakukan deposit awal, mulai dari Rp 360 ribu hingga jutaan rupiah, tergantung level yang dipilih, dari K1 hingga K9.
Keuntungan Harian
Setiap deposit dijanjikan menghasilkan keuntungan harian tetap, misalnya hingga 12% per hari, tergantung jumlah modal.
Komisi Referral
Pengguna dapat memperoleh penghasilan tambahan dengan mengajak orang lain bergabung. Komisi ini dihitung berdasarkan level referral hingga tiga tingkat.
Aktivitas Tambahan
Selain itu, aplikasi menyediakan fitur seperti menjawab survei, memutar roda keberuntungan, atau gosok hadiah untuk menambah penghasilan.
Update Terbaru
Apa gabungan BoBoiBoy Sopan? Hadir sebagai Fusi Strategis dengan Kendali Angin dan Energi Cahaya
Selasa / 28-04-2026, 14:59 WIB
Kurikulum Berbasis Cinta Perkuat Pendidikan Karakter di Madrasah
Selasa / 28-04-2026, 14:47 WIB
Profil Donny Sucahya Pengusaha Digital dan Kisah Pernikahannya dengan Velia Christy
Selasa / 28-04-2026, 09:09 WIB
Kronologi Karyn Putri Viral di IKEA dan Perdebatan Soal Etika Self Service
Selasa / 28-04-2026, 09:07 WIB
Perbedaan SPMT dan SK CPNS Ini Fungsi yang Sering Membingungkan Peserta
Selasa / 28-04-2026, 09:05 WIB
Makna Disiden yang Diucapkan Prabowo ke Rocky Gerung Jadi Perbincangan Publik
Selasa / 28-04-2026, 09:03 WIB
Jin Xiu Ren Sheng Mod Apk 2026 Jadi Buruan Gamer, Ini Penjelasan Fitur dan Risikonya
Selasa / 28-04-2026, 09:02 WIB
Kronologi Penyebab Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo di Bekasi Berawal dari Taksi Mogok di Rel
Selasa / 28-04-2026, 09:02 WIB
Arti Against The World Viral di TikTok serta Panduan Ikut Tren Video Kebersamaan
Selasa / 28-04-2026, 08:42 WIB
Nama The Hacktivist Group 313 Mendadak Ramai Setelah eBay Down
Selasa / 28-04-2026, 08:34 WIB
Strava Ungkap Fakta Mengejutkan Soal Komuter Sepeda hingga Generasi Paling Rajin Bersepeda
Senin / 27-04-2026, 19:00 WIB
Polisi Tutup Daycare Little Aresha Sorosutan Setelah Dugaan Kekerasan Anak Mencuat
Sabtu / 25-04-2026, 08:33 WIB
Kronologi Link Video Bandar Membara Batang, Awas Risiko Penyebaran Konten Pribadi
Jumat / 24-04-2026, 15:21 WIB
Lookism Chapter 604 Bahasa Indonesia English raw, Hadiah Park Jinyoung
Kamis / 23-04-2026, 20:14 WIB





