10 Program TV dengan Rating Tertinggi Hari Ini 22 Februari 2026: Indosiar dan SCTV Dominasi Layar Kaca, Apa Rahasia Kesuksesannya?

10 Program TV dengan Rating Tertinggi Hari Ini 22 Februari 2026: Indosiar dan SCTV Dominasi Layar Kaca, Apa Rahasia Kesuksesannya?

Merangkai kisah indah-Instagram-

Persaingan ketat antar stasiun televisi nasional kembali memanas pekan ini. Berdasarkan data rating terbaru, Indosiar dan SCTV berhasil mengukuhkan dominasi mereka dengan menduduki sebagian besar posisi puncak dalam daftar 10 besar program televisi paling banyak ditonton. Fenomena ini menarik untuk dikupas: apa yang membuat penonton Indonesia begitu terpikat pada konten-konten tersebut?
 
Dalam artikel ini, kami tidak hanya menyajikan daftar rating, tetapi juga menganalisis faktor-faktor di balik kesuksesan setiap program, mulai dari strategi konten, segmentasi audiens, hingga relevansi sosial yang mampu menyentuh hati pemirsa. Simak ulasan lengkapnya berikut ini.
 

Indosiar Memimpin dengan Formula "Emosi + Olahraga"

1. Merangkai Kisah Indah – Indosiar

Program Merangkai Kisah Indah berhasil menduduki posisi teratas rating televisi nasional. Sinetron dengan nuansa religi dan keluarga ini menawarkan cerita yang sarat nilai moral, konflik emosional yang realistis, serta karakter yang mudah dicintai. Keberhasilannya membuktikan bahwa penonton Indonesia masih sangat menghargai konten yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan pesan kehidupan.
 
"Kunci kesuksesan Merangkai Kisah Indah terletak pada kemampuannya menyeimbangkan drama yang menguras air mata dengan pesan-pesan inspiratif yang relevan dengan kehidupan sehari-hari," ujar pengamat media, Dr. Anita Suryani.
 

2. BRI Liga 1: Persija vs PSM – Indosiar

Posisi kedua diraih oleh siaran langsung pertandingan sepak bola BRI Liga 1 antara Persija Jakarta melawan PSM Makassar. Antusiasme penonton terhadap kompetisi sepak bola nasional tak pernah surut, terutama ketika klub-klub besar seperti Persija turun lapangan. Siaran langsung olahraga tetap menjadi magnet kuat bagi pemirsa pria dewasa, sekaligus menjadi strategi jitu Indosiar dalam menarik segmen audiens yang berbeda dari sinetron.
 
Faktor produksi yang profesional, komentar ahli yang informatif, serta atmosfer stadion yang dihadirkan melalui layar kaca membuat pengalaman menonton menjadi semakin imersif. Tak heran jika pertandingan ini mampu menyedot jutaan pasang mata secara simultan.
 

SCTV Konsisten dengan Formula "Cinta dan Konflik Hati"

SCTV menunjukkan konsistensi luar biasa dengan menempatkan lima programnya dalam 10 besar rating. Dominasi ini tidak lepas dari strategi konten yang fokus pada genre drama romantis dengan konflik emosional yang kuat.
 

4. Beri Cinta Waktu & 5. Istiqomah Cinta

Kedua sinetron ini mengusung tema cinta yang diuji oleh waktu, kesabaran, dan nilai-nilai keistiqomahan. Penonton tampaknya sangat terhubung dengan narasi yang menekankan ketulusan, pengorbanan, dan proses menuju kebahagiaan. Karakter protagonis yang teguh prinsip dan antagonis yang kompleks menciptakan dinamika cerita yang terus memancing rasa penasaran.
 

7. Mengetuk Pintu Hati & 8. Jejak Duka Diandra

Dengan pendekatan yang lebih dramatis, kedua program ini menyentuh sisi emosional penonton melalui kisah-kisah penuh lika-liku kehidupan. Mengetuk Pintu Hati menghadirkan cerita tentang harapan dan kesempatan kedua, sementara Jejak Duka Diandra mengeksplorasi tema kehilangan, pemulihan, dan kekuatan keluarga. Keduanya berhasil membangun ikatan emosional yang kuat dengan audiens, terutama perempuan usia 18-45 tahun.
 

10. Lorong Waktu – SCTV

Sinetron religi Lorong Waktu yang telah tayang selama bertahun-tahun tetap relevan di tengah perubahan selera penonton. Dengan memadukan unsur spiritual, komedi, dan pesan moral, program ini berhasil menjangkau lintas generasi. Keberlanjutannya menjadi bukti bahwa konten berkualitas dengan nilai universal tidak pernah kehilangan tempat di hati penonton.
 

Program Variety Show dan Anak-Anak Tetap Berdaya Saing

3. Shihab & Shihab – (Stasiun TV Tidak Disebutkan)

Program talkshow religi Shihab & Shihab yang dipandu oleh cendekiawan muda Habiburrahman El Shirazy dan adiknya, berhasil menembus 10 besar rating. Ini menunjukkan bahwa konten berbasis nilai keagamaan dengan penyampaian yang segar, dialog interaktif, dan relevansi dengan isu kontemporer masih sangat diminati. Program ini menjadi alternatif tontonan bermakna di tengah gempuran konten hiburan ringan.
 

6. Arisan – Trans 7

Satu-satunya program variety show dalam daftar ini, Arisan di Trans 7, membuktikan bahwa format hiburan dengan unsur komedi, permainan, dan interaksi selebritas masih memiliki tempat spesial. Dengan konsep yang ringan namun menghibur, program ini sukses menjadi "penyegar" di tengah dominasi drama dan sinetron.
 

9. Entong – MNCTV

Sinetron anak Entong yang tayang di MNCTV menunjukkan bahwa konten ramah anak dengan nilai budaya lokal masih memiliki pasar yang loyal. Mengangkat kisah petualangan anak Betawi dengan pesan moral yang kuat, Entong tidak hanya menghibur tetapi juga memperkenalkan kekayaan budaya Jakarta kepada generasi muda.
 

Analisis Mendalam: Mengapa Program-Program Ini Sukses?

1. Relevansi Emosional dan Sosial

Sebagian besar program dalam daftar ini berhasil menyentuh aspek emosional penonton: cinta, keluarga, keadilan, harapan, dan spiritualitas. Dalam konteks masyarakat Indonesia yang kolektif dan religius, konten yang mencerminkan nilai-nilai tersebut cenderung lebih mudah diterima dan diingat.
 

2. Strategi Penjadwalan yang Cerdas

Stasiun televisi seperti Indosiar dan SCTV dikenal memiliki strategi penjadwalan yang matang. Program dengan target audiens serupa ditempatkan berurutan untuk menciptakan flow menonton yang nyaman, sehingga penonton cenderung bertahan lebih lama di saluran yang sama.
 

3. Kualitas Produksi dan Narasi yang Kuat

Investasi pada kualitas produksi—mulai dari sinematografi, akting, hingga penulisan naskah—ternyata berbanding lurus dengan respons penonton. Program yang mampu menyajikan cerita orisinal dengan eksekusi profesional lebih berpeluang menciptakan basis penggemar yang loyal.
 

4. Adaptasi terhadap Tren Digital

Beberapa program juga aktif memanfaatkan media sosial untuk berinteraksi dengan penonton, membagikan cuplikan menarik, atau mengadakan kuis interaktif. Strategi cross-platform ini memperluas jangkauan dan memperkuat keterlibatan audiens di luar layar televisi.
 

Tantangan ke Depan: Menjaga Kualitas di Era Disrupsi Digital

Meski rating televisi konvensional masih menunjukkan kekuatan, industri penyiaran tidak boleh berpuas diri. Persaingan dengan platform streaming digital semakin ketat, dan penonton kini memiliki lebih banyak pilihan konten yang dapat diakses kapan saja.
 
Untuk tetap relevan, stasiun televisi perlu:
  • Terus berinovasi dalam format dan tema konten
  • Memperkuat kolaborasi dengan kreator digital dan influencer
  • Mengoptimalkan distribusi konten melalui platform on-demand
  • Meningkatkan interaksi dua arah dengan audiens melalui media sosial

Kesimpulan: Rating Bukan Sekadar Angka, Tapi Cermin Selera Penonton

Daftar 10 program TV dengan rating tertinggi pekan ini bukan sekadar kumpulan angka. Ia adalah cermin dari preferensi, nilai, dan harapan penonton Indonesia. Dominasi Indosiar dan SCTV menunjukkan bahwa kombinasi antara cerita yang menyentuh hati, produksi berkualitas, dan strategi distribusi yang tepat masih menjadi formula ampuh di industri penyiaran.
 
Bagi para pencinta konten lokal, ini adalah kabar baik: semakin banyak bukti bahwa karya anak bangsa mampu bersaing dan dicintai di negeri sendiri. Ke depannya, kolaborasi antara kreativitas, teknologi, dan pemahaman mendalam terhadap audiens akan menjadi kunci untuk mempertahankan—bahkan meningkatkan—kualitas tontonan televisi Indonesia.
TAG:
Sumber:


Berita Lainnya