Unggahan tersebut biasanya disertai kalimat yang memancing rasa penasaran, seperti ajakan membuka tautan yang disebut berisi video berdurasi lebih panjang.

Namun hingga saat ini tidak ada bukti yang memastikan keberadaan video lengkap sebagaimana yang disebut dalam unggahan-unggahan tersebut.

Potensi Risiko dari Link yang Beredar

Fenomena penyebaran tautan semacam itu kerap memanfaatkan rasa penasaran publik. Dalam sejumlah kasus, link yang dibagikan justru mengarah pada situs yang berpotensi membahayakan keamanan data pengguna.

Karena itu, pengguna internet diingatkan untuk lebih berhati-hati serta tidak mudah membuka tautan yang sumbernya tidak jelas.

Aktivitas Andini di Media Sosial

Di tengah ramainya isu tersebut, sebagian warganet menyebut Andini Permata terlihat kembali aktif membagikan konten di akun TikTok miliknya.


Penampilannya disebut tampak berbeda dengan gaya yang lebih percaya diri dibanding sebelumnya.

Meski begitu, hingga saat ini tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa Andini Permata terlibat dalam penyebaran ulang video maupun tautan yang kini ramai beredar.

Sejumlah pengamat media sosial justru menilai nama Andini Permata kemungkinan dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk menarik perhatian pengguna internet.