Bansos Rp600 Ribu Masuk ke KKS BNI dan PKD DKI Disalurkan Bertahap

Bansos Rp600 Ribu Masuk ke KKS BNI dan PKD DKI Disalurkan Bertahap

uang-pixabay-

Pencairan bantuan sosial mulai terlihat di sejumlah rekening penerima sejak pertengahan Februari 2026. Sejak 16 Februari, saldo tambahan dilaporkan masuk ke Kartu Keluarga Sejahtera milik warga di berbagai daerah.

Sejumlah penerima KKS dari Bank BNI menemukan dana sebesar Rp600.000 setelah melakukan pengecekan saldo. Nilai tersebut muncul tanpa pengumuman serentak, melainkan melalui proses distribusi bertahap.

Indikasi Pencairan Bantuan PKH dan BPNT



Nominal Rp600.000 yang masuk ke rekening diduga berkaitan dengan bantuan rutin pemerintah. Dua program yang paling sering disebut adalah Program Keluarga Harapan dan Bantuan Pangan Non Tunai.

Laporan serupa datang dari beberapa wilayah, termasuk Jakarta Selatan dan Bandung Timur, disertai bukti transaksi penarikan yang mulai beredar di kalangan penerima.

Program PKD DKI Jakarta Berjalan Bersamaan

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Sosial juga menyalurkan bantuan Pemenuhan Kebutuhan Dasar untuk periode Januari 2026.



Bantuan ini diberikan kepada warga yang telah terdata dan lolos proses verifikasi ulang dalam beberapa kategori penerima.

  • Kartu Lansia Jakarta
  • Kartu Anak Jakarta
  • Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta

Jumlah penerima bantuan PKD tercatat sebanyak 209.949 orang setelah proses pemadanan data dilakukan.

Bantuan Disalurkan dalam Bentuk Barang

Berbeda dengan bantuan pusat yang masuk ke rekening, bantuan PKD diberikan dalam bentuk kebutuhan pokok rumah tangga.

  • 10 kilogram beras untuk setiap keluarga
  • 2 liter minyak goreng untuk setiap keluarga

Penyaluran ini dilakukan untuk membantu kebutuhan harian masyarakat, terutama menjelang meningkatnya kebutuhan menjelang bulan puasa.

Penerima Diminta Cek Saldo Secara Berkala

Pencairan bantuan dilakukan tidak serentak, melainkan bertahap hingga akhir bulan. Karena itu, penerima yang belum mendapatkan saldo diminta menunggu proses distribusi berikutnya.

Pengecekan saldo dapat dilakukan melalui layanan mobile banking agar lebih praktis tanpa harus datang ke ATM.

Penggunaan bantuan diharapkan difokuskan pada kebutuhan utama keluarga.

Sumber:


BERITA TERKAIT

Berita Lainnya