Sony baru saja meluncurkan Xperia 1 VIII pada 13 Mei lalu. Ponsel flagship ini dibekali chipset Snapdragon 8 Elite Gen dan kamera AI canggih.
Alih-alih mendapat pujian, perbincangan justru didominasi oleh kritik. Beberapa sampel foto dari demo kamera AI beredar luas dan dianggap overexposed.
>>> MacBook Neo Dijual Murah: Spesifikasi Lengkap di Indonesia
Foto-foto tersebut viral di media sosial. Banyak pengguna menyoroti hasil pencahayaan yang terlalu terang dan tidak natural.
Spesifikasi Unggulan Xperia 1 VIII
Xperia 1 VIII hadir dengan spesifikasi flagship. Prosesor Snapdragon 8 Elite Gen menjanjikan performa tinggi.
Sony memang menargetkan pengguna kreatif. Fitur kamera AI menjadi salah satu andalan utama perangkat ini.
Namun, demo yang bocor justru menunjukkan kelemahan. Algoritma AI diduga belum optimal dalam mengatur eksposur.
Reaksi Publik dan Dampaknya
Viralnya sampel overexposed langsung memicu perdebatan. Banyak yang mempertanyakan kualitas pengolahan gambar AI Sony.
>>> Daftar HP Android Dukung AirDrop & 5 HP Xiaomi Terjangkau 2026
Beberapa pengamat menilai ini sebagai langkah pemasaran yang keliru. Sony seharusnya lebih selektif dalam memilih sampel demo.
Hingga berita ini diturunkan, Sony belum memberikan pernyataan resmi. Namun, tekanan publik mungkin memaksa mereka untuk melakukan perbaikan.
Kejadian ini menjadi pelajaran bagi vendor smartphone. Demo kamera harus benar-benar matang sebelum dipublikasikan.
Xperia 1 VIII tetap menjadi ponsel dengan potensi besar. Namun, citranya kini tercoreng oleh insiden ini.
>>> Xiaomi Smart Band 10 Pro Segera Meluncur, Bisa Kontrol iPhone dan Sinkron ke Apple Health
Para penggemar berharap Sony segera merilis pembaruan. Optimasi AI kamera diharapkan bisa menyelesaikan masalah overexposure.