Google Password Manager di Android dikabarkan akan segera mendapatkan fitur impor dan ekspor passkey. Temuan ini berasal dari aktivasi antarmuka tersembunyi di dalam aplikasi tersebut.
Passkey merupakan teknologi autentikasi yang menggunakan kunci kriptografi privat dan publik. Pengguna cukup melakukan autentikasi biometrik seperti sidik jari atau Face ID untuk masuk ke layanan.
>>> Samsung Galaxy M47 dan F70 Pro Segera Rilis di India, Kantongi Izin BIS
Keunggulan passkey dibandingkan kata sandi tradisional adalah kemudahan dan keamanan. Namun, tantangan muncul saat pengguna berganti perangkat dan perlu memindahkan kunci privat.
Protokol Transfer Passkey
Untuk mengatasi masalah tersebut, FIDO Alliance mengembangkan Credential Exchange Protocol (CXP). Protokol ini menjadi standar industri untuk migrasi passkey antar perangkat.
Sejumlah platform seperti iOS 26, macOS 26, serta manajer kata sandi Bitwarden dan 1Password sudah mendukung CXP.
Google sendiri termasuk salah satu pendukung CXP, namun belum menerapkannya secara resmi di Google Password Manager.
Kini, Android Authority berhasil mengaktifkan antarmuka impor dan ekspor passkey yang masih tersembunyi di Google Password Manager. Hal ini menunjukkan bahwa infrastruktur yang diperlukan sudah siap.
Di Android, transfer passkey melalui CXP bergantung pada Google Play Services dan Google Password Manager.
Dengan adanya fitur ini, pengguna Android bisa memindahkan kunci privat antar perangkat dengan lebih mudah.
Kemungkinan besar, opsi migrasi passkey tidak hanya hadir di Google Password Manager, tetapi juga di manajer lain seperti Samsung Pass.
Ini akan memudahkan pengguna yang ingin beralih ke passkey.
Bagi yang masih kesulitan mengelola kata sandi tradisional, kini saat yang tepat untuk mulai beralih ke passkey. Teknologi ini menawarkan keamanan dan kemudahan yang lebih baik.