Hal ini didukung oleh kerja sama yang telah ditandatangani antara BPJPH dengan Saudi Halal Center (SHC) serta BPJPH dengan Gulf Accreditation Countries (GAC).
“Indonesia terus mendorong penguatan penyelenggaraan jaminan produk halal sebagai bagian dari transformasi ekonomi nasional dan peningkatan daya saing produk Indonesia di pasar internasional,” kata Haikal.
Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Faisal Abdullah Al-Amudi menyambut baik gagasan penguatan kerja sama tersebut.
Menurutnya, Indonesia merupakan mitra strategis bagi Arab Saudi, termasuk dalam pengembangan sektor halal dan perdagangan antar kedua negara.
Dubes Al-Amudi menilai pertemuan dengan BPJPH mempertegas komitmen kedua negara untuk terus memperkuat komunikasi, koordinasi, dan kerja sama strategis di sektor halal.
Penguatan sinergi ini diharapkan dapat mendukung peningkatan perdagangan produk halal, memperluas peluang investasi, serta memperkuat posisi Indonesia dan Arab Saudi dalam pengembangan ekosistem industri halal global yang semakin berkembang.
Ia menambahkan, sinergi kedua negara selain memperkuat produktivitas kerja sama bilateral Indonesia-Arab Saudi, juga dipastikan akan memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi halal global.
>>> China Fokus Empat Agenda Utama di SOM APEC 2026
Haikal mengatakan, dalam pertemuannya dengan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Faisal Abdullah Al-Amudi, keduanya juga membahas penguatan kerja sama dan peluang pengembangan dan peningkatan sinergi yang sudah berjalan.