Vivo X300 Ultra dan Xiaomi 17 Ultra adalah dua ponsel flagship yang menawarkan pendekatan berbeda.
Vivo fokus pada fotografi profesional dan baterai besar, sementara Xiaomi mengedepankan keseimbangan antara hardware premium dan harga lebih terjangkau.
Keduanya ditenagai chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5, sehingga perbandingan ini akan menentukan mana yang memberikan pengalaman flagship terbaik.
Desain dan Layar
Vivo X300 Ultra mengusung desain kaca dan logam dengan sentuhan Zeiss yang memberikan kesan profesional. Bodinya melengkung dan seimbang, nyaman digenggam dalam waktu lama.
Xiaomi 17 Ultra menggunakan serat kaca aerospace dan eco-leather, memberikan kesan mewah dan tahan lama.
Keduanya memiliki sertifikasi IP68/IP69, namun Xiaomi menawarkan perlindungan air yang sedikit lebih baik.
Dari segi layar, Vivo unggul dengan panel LTPO AMOLED 6,82 inci resolusi 1440p dan refresh rate 144Hz.
Dukungan Dolby Vision dan Ultra HDR membuat konten multimedia tampak lebih hidup.
Xiaomi memiliki layar lebih besar 6,9 inci dengan kecerahan puncak 3500 nit, cocok untuk menonton di luar ruangan.
Namun, Vivo memberikan pengalaman visual yang lebih tajam dan mulus.
Spesifikasi dan Baterai
Kedua ponsel menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan GPU Adreno 840, sehingga performa harian dan gaming sangat mulus.
Vivo menawarkan konfigurasi RAM dan penyimpanan lebih bervariasi, mulai dari 12GB hingga 16GB RAM dan 256GB hingga 1TB.
Xiaomi hanya menyediakan varian 16GB RAM. Refresh rate 144Hz pada Vivo membuat animasi terasa lebih responsif.
Dari sisi software, HyperOS 3 pada Xiaomi lebih kaya fitur, sementara OriginOS 6 pada Vivo lebih bersih.
Baterai menjadi keunggulan Vivo dengan kapasitas 6600mAh, lebih besar dari 6000mAh milik Xiaomi. Pengisian daya kabel 100W juga lebih cepat.
Namun, Xiaomi unggul dalam pengisian nirkabel 50W berbanding 40W. Vivo tetap menjadi pilihan tepat bagi pengguna yang memprioritaskan daya tahan baterai.
Kamera
Vivo X300 Ultra dirancang untuk penggemar fotografi. Kamera utama 200MP dengan stabilisasi gimbal dan lensa Zeiss menghasilkan gambar yang detail.
Kamera periskop 200MP dan ultrawide 50MP dengan OIS memberikan fleksibilitas tinggi. Xiaomi menggunakan sensor utama 50MP 1 inci dengan tuning Leica yang menghasilkan warna hangat dan sinematik.
Sistem zoom optik kontinu pada Xiaomi juga memudahkan pengaturan panjang fokus.
Kamera depan kedua ponsel sama-sama 50MP dengan autofokus dan mampu merekam 4K. Vivo menonjol dalam fitur video profesional seperti Dolby Vision dan 10-bit Log.
Secara keseluruhan, Vivo lebih unggul untuk fotografi dan videografi, sementara Xiaomi menawarkan gaya warna yang khas Leica.
Harga
Vivo X300 Ultra dibanderol sekitar $1500 atau Rp160.000, sedangkan Xiaomi 17 Ultra sekitar $1300 atau Rp130.000.
Selisih harga cukup signifikan.
Vivo membenarkan harga lebih tinggi dengan layar lebih tajam, baterai lebih besar, kamera canggih, dan aksesori lensa tambahan.
Xiaomi menawarkan nilai lebih baik dengan chipset sama, material premium, kamera Leica, dan pengisian nirkabel cepat. Bagi kebanyakan pengguna, Xiaomi adalah pilihan lebih rasional.
Kesimpulan
Vivo X300 Ultra unggul dalam fotografi, baterai, dan kualitas layar. Cocok untuk pengguna yang menginginkan hardware terbaik tanpa kompromi.
Xiaomi 17 Ultra menawarkan keseimbangan sempurna antara performa, fitur, dan harga. Pilihan terbaik tergantung prioritas: Vivo untuk penggemar kamera dan daya tahan, Xiaomi untuk nilai keseluruhan.
Vivo X300 Ultra menawarkan konfigurasi RAM dan penyimpanan mulai dari 12GB hingga 16GB RAM dan 256GB hingga 1TB, sementara Xiaomi hanya menyediakan varian 16GB RAM.
Dari segi software, HyperOS 3 pada Xiaomi lebih kaya fitur, sedangkan OriginOS 6 pada Vivo lebih bersih dan ringan saat navigasi.
Kedua ponsel mendukung Wi-Fi 7 dan Bluetooth, dengan Xiaomi menggunakan Bluetooth 6.0 yang lebih baru.
Untuk audio, Vivo memiliki Hi-Res audio, sementara Xiaomi unggul dengan Hi-Res Wireless audio. Material build Xiaomi juga lebih premium dengan opsi serat kaca aerospace dan eco-leather.
Dalam pengujian, Vivo X300 Ultra unggul di sektor kamera berkat dual 200MP, stabilisasi gimbal, dan lensa Zeiss.
Xiaomi 17 Ultra mengandalkan sensor 1 inci 50MP dengan tuning Leica yang menghasilkan warna hangat dan sinematik. Sistem zoom optik kontinu Xiaomi memberikan fleksibilitas lebih dalam rentang fokal.