Orion PDA menghadirkan konsep unik sebagai perangkat digital tanpa koneksi internet. Gadget ini dirancang untuk bekerja secara mandiri dengan energi matahari.
Perangkat ini mengusung desain ramping dengan panel surya terintegrasi. Pengguna tidak perlu khawatir kehabisan daya selama ada sinar matahari.
>>> Motorola Razr Fold vs Oppo Find N6: Duel HP Lipat Premium dengan Kamera dan Performa Gahar
Fungsi utama Orion PDA mencakup pencatatan, pengingat, dan pemutar media dasar. Semua data disimpan secara lokal tanpa perlu sinkronisasi cloud.
Layar e-ink menjadi pilihan untuk menghemat baterai. Tampilannya tetap jelas meski di bawah sinar matahari langsung.
Orion PDA menargetkan pengguna yang ingin mengurangi ketergantungan pada smartphone. Gadget ini juga cocok untuk kegiatan outdoor seperti hiking atau berkemah.
>>> Kynooe Rilis Lengan Robot AI Modular Canggih di Kickstarter
Dengan bobot ringan dan bodi tahan banting, Orion PDA mudah dibawa ke mana saja. Daya tahan baterainya bisa mencapai beberapa hari dalam sekali pengisian.
Meski tanpa internet, perangkat ini tetap bisa bertukar data melalui Bluetooth atau kabel USB. Pengguna dapat mentransfer catatan ke komputer atau perangkat lain.
Harga Orion PDA diperkirakan terjangkau untuk kalangan penggemar teknologi minimalis. Belum ada informasi resmi mengenai tanggal peluncuran di Indonesia.
>>> Bocoran HyperOS 4 Launcher: Tampil Menawan dengan Liquid Glass
Konsep gadget tanpa internet ini menarik perhatian di tengah dominasi perangkat selalu terhubung. Orion PDA menawarkan alternatif bagi mereka yang ingin fokus tanpa gangguan notifikasi.