Pengguna juga berharap pembaruan ini tidak hanya mempercantik tampilan, tetapi juga meningkatkan fungsionalitas. Xiaomi perlu memastikan bahwa Liquid Glass tidak mengorbankan performa perangkat.
Sejauh ini, belum ada detail teknis lebih lanjut mengenai cara kerja Liquid Glass. Kemungkinan fitur ini memanfaatkan akselerasi grafis untuk menciptakan efek cairan yang realistis.
Xiaomi biasanya merilis HyperOS secara bertahap, dimulai dari perangkat flagship. Perangkat kelas menengah dan entry-level kemungkinan akan menyusul kemudian.
Bagi pengguna yang tidak sabar, mereka bisa mengikuti program beta untuk mencoba HyperOS 4 lebih awal. Namun, program beta biasanya memiliki risiko bug dan ketidakstabilan.
Dengan bocoran ini, antusiasme terhadap HyperOS 4 semakin meningkat. Liquid Glass menjadi salah satu fitur yang paling dinantikan dalam pembaruan sistem Xiaomi.
>>> Glosarium Istilah Kecerdasan Buatan: Panduan Wajib Tahun 2025
Kita tunggu saja pengumuman resmi dari Xiaomi mengenai HyperOS 4 dan fitur Liquid Glass. Semoga pembaruan ini membawa angin segar bagi ekosistem perangkat Xiaomi.