Mereka memadukan penceritaan mitis abadi dengan efek visual mutakhir.
Favreau menambahkan bahwa inti film terletak pada perkembangan emosional Din Djarin. Karakter itu berubah dari pemburu bayaran dingin menjadi figur ayah yang protektif.
>>> Pengiriman Ponsel RI Anjlok 9%, Ponsel Mewah Justru Laris Manis
“Dia berubah dari karakter yang tampaknya tidak punya hati nurani.
Dia adalah pemburu bayaran, dan kini melalui hubungan dengan anak itu, dia menjadi seseorang yang berjuang di sisi kebaikan dan menjadi orang tua,” jelas Favreau.
“Hatinya terbuka karena hubungan ini, dan perkembangan karakter itulah yang menjadi pusat cerita,” lanjutnya.
Film ini juga menawarkan skala sinematik masif dengan adegan aksi intens di darat, laut, dan udara.
Favreau mengungkapkan adegan paling menantang adalah urutan bawah air yang melibatkan Pascal dan monster raksasa.
“Kami memilih untuk menampilkan wajah Pascal, yang berarti kami tidak bisa menggunakan pemeran pengganti.
Pascal harus berada di air, dan kami harus merekam di atas dan di bawah air dengan kamera, serta membuatnya berinteraksi dengan monster raksasa.
Pengerjaannya sangat lambat dan menantang, tapi saya sangat puas dengan hasilnya,” ungkap Favreau.
Merenungkan perayaan Star Wars Day pada 4 Mei dan Hari Anak pada 5 Mei di Seoul, Favreau berharap film baru ini bisa menyatukan penonton dari segala usia.
“Setiap generasi mencapai usia tertentu dan terlibat dengan 'Star Wars' yang sedang terjadi pada titik itu dalam hidup mereka,” ujarnya.
“Ini adalah kesempatan untuk membawa para penggemar itu masuk, dan saya pikir semua penggemar 'Star Wars' diuntungkan ketika kita memiliki darah segar di komunitas penggemar dan generasi baru yang berbagi hasrat kita terhadap 'Star Wars',” pungkas Favreau.
'Star Wars: The Mandalorian and Grogu' akan dirilis di bioskop Korea pada Rabu (27/5/2026).
Kolaborasi Kreatif Favreau dan Filoni
Favreau menekankan pentingnya kerja sama dengan Dave Filoni, yang ikut menulis naskah, untuk memadukan penceritaan mitis abadi dengan efek visual mutakhir.
>>> Sejam General Sale, Tiket Tribun The Weeknd Jakarta Ludes
Ia juga menyoroti transformasi Din Djarin dari pemburu bayaran tanpa hati nurani menjadi figur ayah yang protektif, yang menjadi inti emosional film.