Spotify dikabarkan tengah mengembangkan fitur kecerdasan buatan (AI) yang memungkinkan pengguna untuk mengubah atau meremix lagu dari musisi terkenal.
Fitur ini digarap bersama Universal Music Group (UMG), salah satu label musik terbesar di dunia.
>>> Rogbid GeoX2 Resmi Meluncur, Smartwatch Outdoor dengan GPS Dual-Band dan Baterai 15 Hari
Langkah ini menunjukkan komitmen Spotify dalam memanfaatkan teknologi AI untuk memberikan pengalaman baru bagi pendengar.
Namun, kerja sama dengan UMG juga menjadi kunci untuk mengatasi masalah hak cipta yang kerap menghantui penggunaan AI di industri musik.
Kolaborasi dengan UMG
Universal Music Group merupakan rumah bagi banyak artis papan atas seperti Taylor Swift, Drake, dan Billie Eilish.
Dengan menggandeng UMG, Spotify berharap bisa mendapatkan lisensi yang diperlukan untuk melatih model AI menggunakan karya para musisi tersebut.
Langkah ini penting karena sebelumnya beberapa platform AI menghadapi tuntutan hukum terkait penggunaan lagu tanpa izin.
Dengan kerja sama ini, Spotify dan UMG ingin menciptakan kerangka kerja yang adil bagi semua pihak.
Belum diketahui secara pasti bagaimana mekanisme fitur ini nantinya.
Namun, spekulasi awal menyebutkan bahwa pengguna bisa mengubah tempo, genre, atau bahkan menambahkan elemen baru ke lagu asli.
Potensi dan Tantangan
Fitur AI remix lagu ini berpotensi besar menarik minat pengguna. Penggemar musik bisa berkreasi dengan lagu favorit mereka tanpa harus memiliki keahlian teknis di bidang produksi musik.
>>> Film Mahasiswa Korea Jin Mi-song Raih Juara Kedua di Cannes
Namun, tantangan terbesar tetap pada aspek hak cipta dan kompensasi bagi artis.
UMG dan Spotify perlu memastikan bahwa para musisi mendapatkan royalti yang layak dari setiap remix yang dibuat.