Ponsel ini menawarkan layar dan kamera utama yang sama, daya tahan baterai lebih baik untuk browsing dan streaming, serta dukungan software yang setara.
Namun, jika Anda membutuhkan performa gaming tinggi, kamera telefoto, perekaman video 4K60, pengisian nirkabel, dan selfie low-light lebih baik, Honor 600 Pro adalah investasi jangka panjang yang tepat.
Pilihan akhir tergantung pada prioritas dan anggaran Anda.
Speaker Test
Kedua ponsel memiliki speaker dengan kenyaringan dan tuning yang kurang lebih sama.
Meskipun tidak termasuk yang terbaik di kelasnya, tidak ada keuntungan atau kerugian berarti jika memilih Honor 600 yang lebih murah.
Kamera: Lebih Detail
Kamera ultrawide pada kedua ponsel menggunakan sensor RGB konvensional 12MP dengan lensa 16mm dan autofokus. Kamera selfie 50MP dengan lensa 21mm tidak memiliki autofokus, tetapi hasilnya mudah disukai.
Kedua ponsel memiliki tombol AI Honor yang dapat diatur untuk membuka kamera dan berfungsi sebagai tombol rana.
Dalam kondisi cahaya rendah, kamera utama menghasilkan white balance akurat dan warna bagus, meskipun eksposur cenderung lebih gelap.
Detail bayangan tetap baik, dan sorotan terjaga. Pro unggul tipis di adegan paling gelap.
Pada zoom 2x di malam hari, kualitas masih tergolong baik untuk kelasnya. Jika menginginkan hasil sedikit lebih baik, Pro memberikan keunggulan kecil.
Zoom 4x di malam hari tidak disarankan pada Honor 600 kecuali hanya untuk dilihat di layar ponsel.
Di sinilah Pro membuktikan diri dengan lensa telefoto 3,5x yang lebih unggul.
Untuk ultrawide di malam hari, Pro cenderung lebih bersih sementara vanilla lebih sedikit noise reduction. Keduanya tetap memberikan dynamic range dan reproduksi warna yang baik.