unique visitors counter
⌂ Beranda Ragam Demo Besar Tuntut Presiden Serbia Mundur, Ini Penyebabnya

Demo Besar Tuntut Presiden Serbia Mundur, Ini Penyebabnya

Demo Besar Tuntut Presiden Serbia Mundur, Ini Penyebabnya
Demo besar di Beograd tuntut Presiden Serbia mundur
A A Ukuran Teks16px

Puluhan ribu warga Serbia menggelar demonstrasi besar-besaran di ibu kota Beograd pada akhir pekan lalu. Mereka menuntut Presiden Aleksandar Vucic mundur dari jabatannya.

Aksi protes ini dipicu oleh tragedi runtuhnya atap Stasiun Kereta Api Novi Sad pada November 2024. Bencana itu menewaskan 16 orang dan melukai puluhan lainnya.

>>> Jadwal Bola Malam Ini 25-26 Mei: EURO U17, Playoff Bundesliga

IN2

Kemarahan Publik Meluas

Runtuhnya stasiun yang baru direnovasi memicu kemarahan publik. Warga menilai pemerintah lalai dalam pengawasan proyek infrastruktur.

Korban jiwa yang cukup besar membuat gerakan protes terus membesar. Aksi demo sudah berlangsung selama beberapa bulan terakhir.

Para pengunjuk rasa berasal dari berbagai kalangan. Mulai dari mahasiswa, pekerja, hingga pensiunan ikut serta dalam aksi tersebut.

in2

Mereka membawa spanduk dan poster bertuliskan tuntutan agar Vucic bertanggung jawab. Beberapa spanduk bahkan mengecam korupsi di tubuh pemerintahan.

Tuntutan Investigasi Independen

Para demonstran mendesak pembentukan tim investigasi independen. Mereka ingin mengusut tuntas penyebab runtuhnya stasiun kereta tersebut.

Pemerintah Serbia sebelumnya telah membentuk komite penyelidikan. Namun, publik meragukan independensi komite tersebut karena anggotanya berasal dari kalangan pemerintah.

Vucic sendiri telah menyatakan duka cita atas tragedi itu. Ia juga berjanji akan menghukum pihak yang bertanggung jawab.

>>> Pengacara Bantah Kacab Bank BUMN Tewas Dibunuh Berencana, Klaim Korban Masih Hidup saat Dibawa ke Sawah

Namun, janji tersebut dinilai tidak cukup oleh para pengunjuk rasa. Mereka menganggap Vucic harus mundur sebagai bentuk pertanggungjawaban moral.

Tekanan terhadap presiden semakin kuat setelah beberapa pejabat tinggi mengundurkan diri. Menteri Konstruksi dan Menteri Transportasi telah meletakkan jabatan mereka.

Meski demikian, Vucic tetap bertahan dan menolak mundur. Ia menyebut demonstrasi ini didalangi oleh oposisi yang ingin menjatuhkannya.

Puluhan ribu orang diperkirakan masih akan terus berdemo dalam waktu dekat. Aksi ini menjadi salah satu yang terbesar dalam sejarah Serbia modern.

Pemerintah Serbia telah meningkatkan pengamanan di sekitar pusat kota. Polisi berjaga-jaga untuk mengantisipasi potensi kerusuhan.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di Beograd masih terkendali. Para demonstran tetap menyuarakan tuntutan mereka secara damai.

>>> 10 Inspirasi OOTD Idul Adha Simple dan Stylish, dari Tunik hingga Monokrom

Tragedi Novi Sad menjadi pengingat pentingnya pengawasan ketat dalam proyek infrastruktur. Publik berharap kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

R
Tim Redaksi
Penulis: Retno Widyawati
📰 Update Terbaru