Masahiro Itosugi, komikus manga asal Jepang, mengalami kejadian yang mungkin menjadi mimpi buruk bagi pengguna layanan cloud.
Akun Google yang ia gunakan sehari-hari tiba-tiba diblokir oleh sistem AI Google, menyebabkan hilangnya seluruh arsip digital dan karya manga miliknya.
>>> Brad Pitt Digugat Perusahaan Pembuat Krim Penis
Akun Google Itosugi disuspend secara otomatis saat ia mengunggah data manga lama ke Google Drive. Akibatnya, akses ke semua layanan Google, termasuk Gmail dan YouTube, ikut terblokir.
Penyebab Pemblokiran
File manga yang diunggah diduga salah terdeteksi sebagai pelanggaran oleh sistem moderasi AI tanpa peringatan terlebih dahulu.
Itosugi mengunggah draf manga pribadinya ke Google Drive, lalu muncul peringatan dan permintaan peninjauan ulang ditolak. Akunnya pun disuspend secara permanen.
Masalahnya, sistem moderasi AI Google tampaknya secara otomatis menandai file tersebut sebagai pelanggaran kebijakan tanpa memberikan peringatan yang jelas.
Hal ini sangat merepotkan, terutama bagi kreator yang menyimpan karya penting di cloud.
>>> G-Dragon Like Post Dukungan untuk Kim Soo-hyun, Lalu Hapus
Kasus Serupa Sebelumnya
Kasus Itosugi bukan satu-satunya. Pada 2024, penulis novel romansa K.
Renee kehilangan akses ke 10 draf novel yang tengah dikembangkan, dengan total sekitar 220.000 kata.
File tersebut tiba-tiba dihapus oleh sistem Google Drive, diduga karena sistem deteksi spam atau moderasi otomatis yang keliru.
Di akhir 2025, seorang pengembang aplikasi asal Yunani juga melaporkan kehilangan seluruh isi drive digitalnya setelah AI Gemini 3 Pro menghapus data secara otomatis tanpa pemberitahuan.
Kasus paling kontroversial terjadi pada 2022, ketika seorang ayah kehilangan akses akun Google setelah mengirim foto medis anaknya untuk keperluan pemeriksaan dokter.
>>> Xiaomi 17T Resmi Meluncur, Bawa Kamera Leica 5x Zoom dan Baterai 6.500 mAh
Meskipun polisi menyatakan ayah tersebut tidak bersalah, Google tetap menolak memulihkan akunnya.
