Taeko Onuki, penyanyi-penulis lagu asal Jepang, menggelar konser pertamanya di Korea pada Sabtu (30/5) di Asian Pop Festival 2026 yang berlangsung di Paradise City, Jung District, Incheon.
Penyanyi berusia 72 tahun itu tampil sebagai penutup hari pertama festival. Penampilannya menjadi salah satu momen paling hangat, terutama di kalangan penggemar Korea berusia 20-an dan 30-an.
>>> Bisakah Industri Film Korea Pertahankan Kebangkitan?
Di atas panggung, Onuki tampak terharu mendengar sorakan penonton. Ia menutup wajah dengan kedua tangan dan berulang kali mengucapkan terima kasih.
"Ini konser pertamaku di Korea," ujarnya.
Onuki memulai debut resminya pada 1975 sebagai anggota Sugar Babe, band yang dianggap sebagai salah satu pelopor city pop.
Grup itu hanya merilis satu album sebelum bubar, dan Onuki bersolo karier pada 1976.
Ia kemudian meluncurkan serangkaian album yang kini dianggap klasik city pop, seperti "Grey Skies", "Sunshower", dan "Mignonne". Hingga album "Tint" pada 2015, Onuki telah merilis 23 album studio.
Meski kariernya panjang, Onuki baru dikenal banyak pendengar Korea belakangan, setelah city pop mengalami kebangkitan global pada 2010-an.
Genre yang dipengaruhi soft rock Barat, jazz, R&B, soul, dan bossa nova ini identik dengan suasana urban yang halus.
Di Jepang pun, Onuki kini menarik banyak penggemar muda. Ia terus tampil aktif meski usianya sudah 72 tahun.
Penampilan Onuki di Panggung
Mengenakan rok floral merah dan jaket hitam, Onuki membawakan 11 lagu yang mencakup karya terkenalnya dan klasik city pop.
Ia membuka dengan "Lulu" dari album "Lucy" (1997).
Lagu-lagu lain yang dibawakan antara lain "Tokai", "Summer Connection", "4:00 AM", dan "Asa No Palette" yang dirilis pada 2022.