unique visitors counter
⌂ Beranda News Spanyol dan Prancis Lawan Kebakaran Hutan di Tengah Gelombang Panas

Spanyol dan Prancis Lawan Kebakaran Hutan di Tengah Gelombang Panas

Spanyol dan Prancis Lawan Kebakaran Hutan di Tengah Gelombang Panas
Ilustrasi: Spanyol dan Prancis Lawan Kebakaran Hutan di Tengah Gelombang Panas
A A Ukuran Teks16px

Petugas pemadam kebakaran di Spanyol dan Prancis terus berjuang melawan kebakaran hutan pada Rabu (22/7/2026). Risiko kebakaran baru masih sangat tinggi di sebagian besar wilayah Spanyol.

Kebakaran besar di provinsi Guadalajara, Spanyol tengah, mulai mereda. Beberapa warga diizinkan kembali ke rumah mereka.

>>> Laba Equinor Lampaui Ekspektasi di Tengah Gejolak Pasar Energi

Di Prancis, dua petugas pemadam tewas pada Selasa ketika truk mereka dilalap api di Gironde, barat daya. Otoritas mengimbau warga tidak menggunakan panggangan di area terdampak gelombang panas.

Sembilan dari sepuluh kebakaran hutan dipicu oleh aktivitas manusia, baik disengaja maupun tidak.

Situasi di Spanyol

Kebakaran terparah tahun ini di Spanyol telah membakar sekitar 32.000 hektare di Guadalajara.

Api mulai stabil pada Selasa setelah memaksa evakuasi di 34 kota dan isolasi di 14 lainnya.

Dinas pemadam INFOCAM Castilla-La Mancha mengatakan warga lima desa telah diizinkan kembali. Namun, pembatasan lain masih berlaku.

Perdana Menteri Pedro Sanchez mengunjungi wilayah tersebut pada Rabu.

Ia mengatakan Spanyol telah mengalami 22 kebakaran besar tahun ini, dengan lebih dari 100.000 hektare terbakar secara nasional.

"Sebagai perbandingan, itu adalah rata-rata tahunan yang dialami Spanyol selama dekade terakhir," ujar Sanchez. Ia menambahkan bahwa lebih banyak upaya pencegahan diperlukan.

Badan cuaca AEMET menyatakan risiko kebakaran masih "sangat tinggi atau ekstrem" di sebagian besar daratan Spanyol dan Kepulauan Balears.

Risiko diperkirakan meningkat dalam beberapa hari ke depan.

AEMET mengimbau masyarakat untuk "sangat berhati-hati" karena gelombang panas berlangsung bersamaan dengan badai petir kering dan debu Sahara.

Suhu akan sedikit menurun di beberapa area pada Kamis.

Namun, angin barat yang kering diperkirakan mendorong lonjakan panas baru di kawasan Mediterania, dengan suhu tertinggi 42-44 derajat Celsius.

E
Tim Redaksi
Penulis: Eko Yulianto
📰 Update Terbaru
stikibot