Pernahkah terpikir bahwa payung yang kita bawa saat cuaca terik bisa menjadi sumber energi?
Setiap kali payung dibuka, lembaran kain lebar terpapar sinar matahari, namun energinya selama ini terbuang.
>>> Google Rilis Speaker Pintar Baru dengan Gemini AI Setelah Enam Tahun
Kini, seorang mahasiswi dari Universidad Casa Blanca di Meksiko, Victoria Garcia Moreno, mengubah kanopi payung menjadi pengumpul energi matahari.
Karyanya didaftarkan dalam ajang James Dyson Award.
Kanopi Payung sebagai Panel Surya
Ide utamanya sederhana namun cerdas. Kanopi payung yang lebar dilapisi panel surya fleksibel dan tahan air.
Alih-alih hanya menyerap panas, permukaan ini menangkap energi matahari dan menyalurkannya ke bawah melalui batang payung. Payung pun bukan lagi sekadar pelindung, melainkan sumber energi portabel.
Langkah ini dinilai sebagai solusi kreatif memanfaatkan permukaan benda yang selalu menghadap ke langit saat digunakan.
>>> Dewi Irawan Buka Donasi untuk Biaya Pengobatan Tio Pakusadewo
Power Bank di Dalam Gagang
Seluruh komponen elektronik, termasuk baterai atau power bank, sirkuit aktivasi, dan port output, ditempatkan di dalam gagang payung berbentuk silinder.
Desain ini membuat siluet payung tetap konvensional dan elegan.
Di bagian depan gagang terdapat dua tombol utama. Satu tombol untuk menyalakan sistem, satu lagi untuk mengaktifkan pengisian daya ke perangkat eksternal.
Untuk konektivitas, payung pintar ini menyediakan port USB dan USB-C.
>>> Realme P4R 5G Meluncur dengan Baterai 8.000 mAh
Port tersebut diletakkan di bagian belakang gagang dengan posisi agak masuk ke dalam agar terlindungi saat tidak digunakan.