unique visitors counter
⌂ Beranda Hiburan OPPO dan Vivo Siapkan Kamera Saku 200MP, Ancaman Baru bagi DJI

OPPO dan Vivo Siapkan Kamera Saku 200MP, Ancaman Baru bagi DJI

OPPO dan Vivo Siapkan Kamera Saku 200MP, Ancaman Baru bagi DJI
DJI Terancam! OPPO dan Vivo Siapkan Kamera Saku 200MP, Lebih Gahar dari Osmo Pocket 4
A A Ukuran Teks16px

Dunia pocket gimbal camera yang selama ini didominasi DJI menghadapi ancaman serius.

Dua raksasa ponsel, OPPO dan Vivo, dilaporkan sedang mengembangkan perangkat kamera saku berbasis gimbal dengan spesifikasi yang secara teknis mengungguli DJI Osmo Pocket 4.

>>> Infinix XBOOK 15: Laptop Premium 15 Inci dengan Harga Terjangkau

IN2

Keduanya merupakan anak perusahaan dari BBK Electronics. Yang menarik, kedua perangkat menggunakan sensor identik dan memiliki target pasar yang tumpang tindih.

Perbedaan utama terletak pada branding kemitraan lensa: Hasselblad untuk OPPO dan Zeiss untuk Vivo.

Ini bukan sekadar persaingan antar-merek, melainkan kompetisi internal dalam satu konglomerat teknologi terbesar di Tiongkok.

in2

Spesifikasi Unggulan

Inti keunggulan teknis kedua perangkat ini terletak pada sensor gambar Sony LYT-901, chip CMOS berukuran 1/1.12 inci yang mampu menghasilkan gambar 200 megapiksel berkat arsitektur QQBC (Quad-Quad Bayer Color).

Sebagai perbandingan, DJI Osmo Pocket 4 memiliki sensor 1 inci dengan output maksimal 37MP.

Sementara OPPO Fuyao dan Vivo Pocket memiliki sensor lebih besar secara fisik (1/1.12 inci > 1 inci) dengan output 200MP.

Perbedaan ini bukan hanya soal angka, melainkan lima kali lipat resolusi spasial.

>>> Amazfit Balance 3 Resmi: Baterai 21 Hari, Layar 3.000 Nits, Siap Tantang Garmin!

Hal ini memungkinkan zoom 4x lossless tanpa penurunan kualitas, rekaman 4K hingga 120fps dalam mode binning, dan dynamic range lebih dari 100dB yang ideal untuk kondisi pencahayaan ekstrem.

Dengan kata lain, secara hardware, OPPO dan Vivo sudah unggul di atas kertas.

Strategi Branding

Meski berasal dari induk perusahaan yang sama, OPPO dan Vivo sengaja membedakan identitas produk melalui kemitraan optik yang sudah mapan.

OPPO bermitra dengan Hasselblad, sementara Vivo dengan Zeiss.

Ini adalah strategi cerdas: alih-alih bersaing langsung sebagai produk BBK, keduanya memperkuat ekosistem merek masing-masing.

Pengguna setia OPPO akan cenderung memilih Fuyao karena integrasi mulus dengan fitur Hasselblad di ponsel mereka, begitu pula pengguna Vivo dengan Zeiss.

>>> Sinopsis Nobody Loves Kay, Kisah Pro Player Bangkit dari Kejatuhan

Fitur seperti transfer instan, editing terintegrasi, dan kontrol jarak jauh via smartphone akan menjadi daya tarik utama bagi kreator konten mobile.

M
Tim Redaksi
Penulis: Maria Renata
📰 Update Terbaru